Meski Tergelincir, Harga Emas Dunia Masih Kinclong

Ilustrasi, emas batangan. Foto: dok Xinhua.

Meski Tergelincir, Harga Emas Dunia Masih Kinclong

Husen Miftahudin • 11 April 2026 11:10

Chicago: Harga emas dunia turun pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), tetapi berada di jalur kenaikan mingguan, karena logam mulia ini terus pulih setelah kerugian besar di sepanjang Maret dipicu oleh konflik di Timur Tengah.

Gencatan senjata AS-Iran yang rapuh juga telah memberikan dukungan bagi kenaikan harga emas batangan, meskipun investor tetap berhati-hati menjelang pembicaraan perdamaian penting akhir pekan ini.

Mengutip Investing.com, Sabtu, 11 April 2026, harga emas spot XAU/USD sebagai harga pasar emas dunia saat ini, turun 0,4 persen menjadi USD4.747,38 per ons,. Sementara harga emas berjangka sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual emas di masa depan, turun satu persen menjadi USD4.770,72 per ons. 

Meski demikian, harga emas spot tercatat naik sebanyak 1,6 persen minggu ini, sementara harga emas berjangka naik hingga dua persen. Harga emas spot berada di jalur untuk kenaikan selama tiga minggu berturut-turut, sedangkan harga emas berjangka berada di jalur untuk kenaikan selama dua minggu. 
 

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Brent Kini Dijual USD94/Barel


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Pasar pelototi pembicaraan AS-Iran


Pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran pekan ini telah membantu menstabilkan sentimen di pasar global, tetapi kesepakatan tersebut menunjukkan tanda-tanda kerapuhan. Aktivitas militer Israel yang berkelanjutan di Lebanon khususnya, telah menimbulkan pertanyaan penting seputar keberlanjutan kesepakatan tersebut.

Israel melakukan serangan lebih lanjut terhadap target Hizbullah yang bersekutu dengan Iran di Lebanon pada Jumat, yang semakin membahayakan prospek potensi pembicaraan antara pejabat AS dan Iran di Pakistan yang diperkirakan akan dimulai pada Sabtu. Pejabat Amerika dan Iran dilaporkan berselisih mengenai apakah Lebanon termasuk dalam gencatan senjata.

Media Iran melaporkan Teheran membantah telah tibanya delegasi di Islamabad untuk melakukan diskusi, dan menambahkan pembicaraan akan tetap ditangguhkan selama serangan Israel terus berlanjut di Lebanon.

Sementara itu, Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan minyak global, sebagian besar masih tertutup. Trump mengkritik Iran karena melakukan "pekerjaan yang buruk" dalam mengizinkan pasokan energi mengalir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)