Suasana Stasiun Bandung
233 Ribu Tiket Kereta Api Lebaran di Daop 2 Bandung Telah Terjual
Roni Kurniawan • 13 March 2026 12:35
Bandung: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung menyediakan total kapasitas 345.840 tempat duduk selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hingga Kamis, 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 233.872 tiket.
Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata mengatakan sekitar 67,6 persen tiket dari total kapasitas yang disediakan telah terjual, menunjukkan masih tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api. Selain itu, sebanyak 54.462 tiket promo dengan diskon 30 persen juga telah terjual selama periode penjualan.
"Jumlah tersebut terdiri dari 24 perjalanan kereta api reguler serta empat perjalanan kereta api tambahan," kata Awan di Stasiun Bandung, Jumat, 13 Maret 2026.
Awan menuturkan, sejumlah kereta api mencatat tingkat penjualan tertinggi pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Di antaranya KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, dan KA Harina.
Dari sisi layanan stasiun, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 54 stasiun yang melayani perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026. Sementara itu, layanan pembatalan tiket disediakan di lima stasiun.
"Untuk meningkatkan kemudahan layanan pelanggan, fasilitas face recognition juga telah diterapkan di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong guna mempercepat proses boarding," sambung Awan.
Diakui Awan, dalam mendukung operasional perjalanan kereta api selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan sarana yang terdiri dari 31 lokomotif, 241 kereta, serta empat trainset Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE). Seluruh sarana telah melalui pemeriksaan dan perawatan guna memastikan kesiapan operasional.
"Daop 2 Bandung juga menyiapkan tambahan petugas untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Sebanyak 154 petugas ekstra disiagakan yang terdiri dari 58 petugas pemeriksa jalur ekstra, 57 petugas penjaga perlintasan ekstra, serta 35 petugas penjagaan daerah pantauan khusus," beber Awan.

Ilustrasi kereta api jarak jauh. Dok. MI
Selain itu, lanjut Awan, terdapat 14 petugas Customer Service Mobile juga ditempatkan di sejumlah stasiun utama seperti Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya untuk membantu kebutuhan informasi pelanggan.
Sedangkan dari sisi pengamanan, sebanyak 778 personel dikerahkan untuk mendukung keamanan selama masa Angkutan Lebaran. Personel tersebut terdiri dari 698 Polsuska dan petugas keamanan, 19 personel kewilayahan seperti Babinkamtibmas, dan Babinsa, serta 61 personel pengamanan eksternal.
"Pelayanan kesehatan juga disiagakan melalui 12 lokasi posko kesehatan yang dilengkapi tenaga dokter umum dan paramedis, serta fasilitas ambulans dan automated external defibrillator," ungkap Awan.