Menhub Dudy Purwagandhi. Foto: Antara
Menhub Tekankan Mitigasi Bencana Jelang Mudik Lebaran
M Sholahadhin Azhar • 28 February 2026 20:57
Jakarta: Menteri Perhubungan Menhub Dudy Purwagandhi menekankan semua pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah. Terutama, untuk mengedepankan langkah-langkah mitigasi bencana dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2026. Yakni, dengan menyiasati kondisi cuaca yang tidak bersahabat terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
"Kami sudah menyiapkan seluruh moda transportasi angkutan Lebaran 2026, namun kami juga memberikan penekanan khususnya yang terkait dengan cuaca. Di mana cuaca kurang bersahabat belakangan ini dan diharapkan semua pihak baik pusat dan daerah menyiapkan langkah mitigasi," kata Dudy dikutip dari Antara, Sabtu, 28 Februari 2026.
Hal itu diungkap Dudy di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu. Menhub didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sempat melakukan rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran 2026 antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan kabupaten kota serta pemangku kepentingan lainnya di NTB.
Ia mengatakan langkah mitigasi ini penting untuk segera dilakukan lebih awal dalam rangka mendukung kelancaran dan mencegah terjadinya gangguan selama arus mudik Lebaran tahun ini.

Menhub Dudy Purwagandhi. Foto: Antara
"Koordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) terus kita lakukan, kita terus monitor. Karena cuaca sampai dengan April masih terdapat hujan di beberapa wilayah di seluruh Indonesia dan ini harus kita antisipasi," ujarnya.
Menurutnya, meski pada mudik tahun ini dihadapkan pada tantangan cuaca, secara persiapan angkutan Lebaran baik itu darat, laut, dan udara sudah siap.
"Saya melihat semua sudah siap ya, termasuk apa yang dilakukan Pemprov NTB telah melakukan persiapan dengan baik dalam memberikan rasa aman, dan berkeselamatan bagi pemudik," tegas Dudy.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan berkomitmen mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini di wilayahnya. Persiapan dilakukan untuk transportasi udara, laut, dan darat.
"Alhamdulillah, kami sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri untuk melihat persiapan angkutan Lebaran baik darat, laut dan udara. Sesuai arahan satu minggu sebelum Lebaran apabila ada perbaikan jalan sudah harus diselesaikan. Untuk itu, kami akan lakukan percepatan untuk mendukung kelancaran mudik," katanya.