Laris Manis! 178 Ribu Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes Terjual

Ilustrasi kereta. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Laris Manis! 178 Ribu Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes Terjual

Fachri Audhia Hafiez • 2 February 2026 19:56

Jakarta: Antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan moda transportasi kereta api mulai terlihat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 178.897 tiket Kereta Api Jarak Jauh Reguler untuk keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen telah ludes terjual untuk periode libur Lebaran 11-19 Maret 2026.

“Untuk keberangkatan tanggal 19 Maret 2026 telah terjual sebanyak 25.733 tiket dari wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 2 Februari 2026.
 


Franoto menjelaskan bahwa layanan pemesanan tiket sudah dapat diakses hingga H-45 keberangkatan. Saat ini, masyarakat sudah mulai menyerbu tiket untuk keberangkatan H-2 Lebaran atau tanggal 19 Maret 2026 yang menjadi salah satu tanggal favorit keberangkatan.

"Sementara itu, pemesanan tiket untuk keberangkatan H-1 atau tanggal 20 Maret 2026 akan mulai dibuka Selasa, 3 Februari pukul 00.00 WIB," kata Franoto.

Berdasarkan data pantauan, lonjakan signifikan mulai terjadi pada keberangkatan 14 Maret (H-7) dengan total 25.256 tiket terjual. KAI Daop 1 juga memetakan sejumlah tanggal favorit dengan angka penjualan di atas 20 ribu tiket, yakni pada tanggal 13, 14, 15, 17, 18, dan 19 Maret 2026.


Ilustrasi kereta. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

"Puncak pemesanan sementara terjadi pada 19 Maret 2026, dengan penjualan mendekati 26 ribu tiket dalam satu hari," ujar Franoto.

Guna menghindari kepadatan dan kehabisan tiket, PT KAI mengimbau calon penumpang untuk melakukan transaksi melalui aplikasi Access by KAI atau mitra resmi lainnya. Jika jadwal yang diinginkan sudah penuh, masyarakat disarankan menggunakan solusi perjalanan alternatif yang disediakan perusahaan.

"Apabila tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan telah habis, pelanggan dapat memanfaatkan fitur 'connecting train' sebagai alternatif perjalanan," ujar Franoto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)