Kebakaran di Kemayoran, 620 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kemayoran, Jakpus. Foto: Istimewa.

Kebakaran di Kemayoran, 620 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Christian • 2 June 2026 09:40

Jakarta: Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus). Sekitar 620 jiwa dari 330 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa yang terjadi pada Senin malam, 1 Juni 2026, itu.

"Sekitar 620 Jiwa (terdampak kebakaran)," ucap Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, saat dihubungi, Selasa 2 Juni 2026.

Syarifudin menjelaskan, korban terdampak paling banyak berasal dari RT 12-16 RW 04 Kebon Kosong, yaitu 500 Jiwa. Sedangkan 120 korban terdampak berasal dari RT 01-03 RW 05.

Sedangkan untuk kerugian masih dilakukan tim Inafis Polri. Adapun penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Penyebab kebakaran diduga dari kelistrikan dari rumah Darmansyah RT 14 RW 04," ungkap Syarifudin.

Syarifudin mengatakan kebakaran hebat cepat membesar karena di titik kebakaran banyak bahan - bahan yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar dan menyebar. Selain rumah warga yang banyak semi permanen, faktor lainnya karena kondisi angin cukup kencang sehingga api cepat membesar.

“Api cepat membesar karena di titik lokasi ada bahan - bahan yang mudah terbakar. Warga sempat menggunakan Apar namun api sudah cepat membesar,” sebut Syarifudin.


Dalam proses pemadaman, Gulkarmat Jakpus mengerahkan 175 petugas dan 35 unit mobil pemadam. Petugas sempat mengalami hambatan dalam proses pemadaman karena akses rumah yang sempit serta banyak penghuni yang berhamburan untuk menyelamatkan harta bendanya dan cukup banyak yang menonton.

“Kami di lapangan sempat mengalami hambatan. Banyak warga yang nonton di seputaran lokasi kebakaran sehingga menghambat petugas dalam proses pemadaman,” ujar dia.

(Anggi Tondi)