Musim Kemarau, BPBD NTB Imbau Warga Waspada Karhutla di Kawasan Rinjani

Sisa kebakaran di Savana Propok Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah berhasil dipadamkan, Rabu, 3 Juni 2026. ANTARA/HO-BPBD NTB.

Musim Kemarau, BPBD NTB Imbau Warga Waspada Karhutla di Kawasan Rinjani

Silvana Febiari • 3 June 2026 18:18

Mataram: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terutama, berlaku di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani seiring musim kemarau dan cuaca panas tahun ini.

"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Kebakaran dapat terjadi akibat kelalaian seperti pembakaran sampah serta aktivitas lain yang menggunakan api," kata Kepala BPBD NTB Sadimin, dilansir dari Antara, Rabu, 3 Juni 2026. 
 


Penegasan ini disampaikan Kepala BPBD NTB Sadimin menyikapi kebakaran di Savana Propok Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Selasa, 2 Juni 2026. 

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Masyarakat juga diminta menghindari pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.

"Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran, BPBD, aparat desa, atau pihak keamanan setempat agar dapat segera dilakukan penanganan secara cepat dan tepat," ujarnya.


Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran di kawasan hutan Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, 3 Juni 2026. ANTARA/HO-Humas Balai TNGR


Diketahui, kebakaran hutan dan lahan di Savana Propok TNGR, Sembalun Kabupaten Lombok Timur yang terjadi pada Selasa pukul 11.00 WITA masih dalam tahap penyelidikan. Sedangkan luas lahan yang terbakar juga masih dalam tahap penghitungan.

"Kondisi saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan kondisi sudah kondusif," ucapnya.

(Silvana Febiari)