Profil Kabupaten Lamongan, Peraih Top Regency in Agro-Maritime Food Hub

Kabupaten Lamongan meraih penghargaan bergengsi Top Regency in Agro-Maritime Food Hub pada ajang Metro TV National Governance Awards 2026. Foto: Dok. Metro TV.

Metro TV National Governance Awards 2026

Profil Kabupaten Lamongan, Peraih Top Regency in Agro-Maritime Food Hub

Fachri Audhia Hafiez • 29 April 2026 12:00

Jakarta: Kabupaten Lamongan menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan ini sukses menyabet penghargaan kategori Top Regency in Agro-Maritime Food Hub pada ajang Metro TV National Governance Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari Menteri Koperasi, Ferry Juliantono. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Lamongan mentransformasi sektor pertanian, perikanan, hingga pengolahan hasil pangan sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi daerah.
 


Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Nasional

Keberhasilan Lamongan membangun ekosistem agro-maritim berdampak langsung pada indikator makro ekonomi. Tercatat pada tahun 2025, produksi padi Lamongan menembus angka 1,33 juta ton. Sektor perikanan pun menunjukkan taringnya dengan capaian budidaya sebesar 46 ribu ton dan hasil tangkap mencapai 82 ribu ton.

Moncernya performa dua sektor unggulan ini mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan hingga menyentuh angka 5,40%. Angka tersebut tercatat melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi maupun nasional.

Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Koperasi

Tidak hanya fokus pada angka produksi, Bupati Yuhronur konsisten memperkuat ekonomi akar rumput. Melalui program Young Entrepreneur Success dan UMKM Naik Kelas, daya saing produk lokal terus ditingkatkan.

Kekuatan kelembagaan ekonomi juga menjadi kunci. Saat ini, Lamongan memiliki 1.854 koperasi aktif, termasuk 474 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi jumlah terbanyak di Jawa Timur. Dukungan kendaraan operasional massal untuk distribusi desa menjadikan Lamongan sebagai pionir dalam percepatan layanan ekonomi tingkat desa.

Infrastruktur Penunjang Konektivitas

Modernisasi sektor pangan Lamongan didukung penuh oleh infrastruktur yang mumpuni. Program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA) telah mencapai tingkat kemantapan jalan 60,21% pada 2025.

Kehadiran layanan transportasi Trans Jatim koridor Lamongan–Dukun–Paciran serta operasional Jalur Lingkar Utara turut mengurai kepadatan sekaligus membuka simpul-simpul ekonomi baru di wilayah pesisir dan pertanian.


Kabupaten Lamongan meraih penghargaan bergengsi Top Regency in Agro-Maritime Food Hub pada ajang Metro TV National Governance Awards 2026. Foto: Dok. Metro TV.

Komitmen Swasembada Berkelanjutan

Dalam keterangannya, Bupati Yuhronur mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh masyarakat Lamongan. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga status swasembada pangan di masa depan.

"Pertumbuhan ekonomi di Lamongan saat ini didukung dari sektor swasembada pangan pertanian dan perikanan. Kami terus berupaya, mulai dari mempersiapkan sistem irigasi yang andal agar pada musim kemarau panen tetap berlangsung, sehingga status swasembada pangan bisa terus kita pertahankan," ujar dia.

Penghargaan Metro TV National Governance Awards 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara potensi lokal, penguatan kelembagaan, dan pembangunan infrastruktur mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)