Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin)

Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Muhammad Syawaluddin • 6 April 2026 15:58

Makassar: Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok pangan di Indonesia tetap cukup tinggi meski ada potensi dampak El Nino ke depan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan cuaca ekstrem memang memengaruhi produksi pertanian, namun pihaknya telah memiliki pengalaman dalam menghadapi kondisi tersebut.

Amran mengungkapkan, ketahanan pangan saat ini berada di posisi yang sangat kuat. Stok beras pada awal April 2026 bahkan mencapai 4,5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Sekarang stok kita tertinggi selama merdeka. 4,5 juta. Insya Allah 10 hari, 20 hari ke depan itu 5 juta,” katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 6 April 2026.
 

Lonjakan stok beras tersebut merupakan hasil nyata dari kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dalam waktu singkat. Mulai dari peningkatan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah, penurunan harga pupuk bersubsidi, transformasi pertanian modern, dan berbagai kebijakan strategis lainnya.

“Sekarang gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Nah, ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan ke depan itu 10 hari, 20 hari stok sudah 5 juta ton,” ucapnya.

Di tingkat daerah, peningkatan stok juga terlihat signifikan. Di Sulawesi Selatan, jumlahnya kini mencapai sekitar 761 ribu ton, lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Di Sulawesi Selatan saja, dulu itu 300 ribu ton. Ini hari ini 700 ribu ton. Dua kali lipat. Stok seluruh Indonesia 4,5 juta ton. 20 hari lagi 5 juta ton dan tidak menutup kemungkinan dua bulan ke depan 6 juta ton,” jelasnya.


Menteri Pertanian Amran Sulaiman, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin)


Untuk mendukung penyerapan hasil produksi petani, pemerintah juga terus memperluas kapasitas penyimpanan. “Bayangkan, dulu gudangnya yang disewakan ke orang karena tidak ada isinya. Sekarang ini sewa gudang,” ujarnya.

Ia memastikan kondisi stok yang melimpah telah diverifikasi langsung melalui pengecekan menyeluruh di lapangan. “Karena kita harus cek langsung. Kita tidak boleh, bukan saatnya kita pura-pura. Kami lihat di depan, kami lihat truk. Ini gudang paling belakang, ini semua penuh. Nah ini tolong disampaikan kepada orang yang tidak percaya. Dan yang tidak percaya, boleh mengecek gudang seluruh Indonesia,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga dalam jangka panjang. Jika memperhitungkan stok, cadangan di sektor horeka (hotel, restauran, kafe), serta potensi panen yang sedang berlangsung, maka ketersediaan pangan nasional dipastikan aman.

“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman,” ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)