Visualisasi misi Artemis II, foto: X @NASA
Info Lengkap Seputar Artemis 2, Misi Bersejarah Mengelilingi Bulan
Putri Purnama Sari • 7 April 2026 11:17
Jakarta: Program NASA kembali mencetak sejarah melalui misi Artemis 2. Kapsul Orion yang terbang pada Rabu, 1 April 2026 ini menjadi penerbangan berawak pertama yang berjarak paling jauh dari Bumi, memecahkan rekor legendaris Apollo 13 yang bertahan lebih dari 50 tahun.
Misi ini bukan sekadar perjalanan luar angkasa biasa, tetapi menjadi langkah penting menuju eksplorasi manusia lebih jauh, termasuk rencana pendaratan di Bulan dan misi masa depan ke Mars.
Pada Selasa, 7 April 2026, kapsul Orion yang membawa empat astronot ini berjarak 406.770 kilometer dari Bumi. Rekor ini melampaui pencapaian Apollo 13 pada tahun 1970 yang berada di angka 400.171 kilometer.
"Artemis 2 telah mencapai jarak maksimumnya dari Bumi. Mereka kini telah menjelajah lebih jauh dibanding manusia mana pun dalam sejarah, dan kini memulai perjalanan pulang," kata Administrator NASA, Jared Isaacman melalui postingannya di X.
Tujuan Utama Misi Artemis 2

Visualisasi misi Artemis 2, foto: X @NASA
Artemis 2 dirancang untuk menguji berbagai sistem penting pada pesawat luar angkasa Orion. Salah satu fokus utama adalah sistem pendukung kehidupan, yang untuk pertama kalinya diuji dalam kondisi berawak.
Selain itu, awak akan melakukan penerbangan lintas Bulan selama beberapa jam sembari mengambil gambar resolusi tinggi permukaan Bulan, mengamati sisi jauh Bulan yang jarang terlihat, hingga mengumpulkan data visual penting untuk misi selanjutnya.
Salah satu momen paling menarik dari misi ini adalah pengamatan sisi jauh Bulan. Area ini dikenal sulit dipelajari karena tidak selalu terlihat dari Bumi.
Dengan pencahayaan yang hanya sebagian, bayangan di permukaan Bulan justru membantu memperlihatkan detail yang lebih tajam, seperti punggung bukit, lereng curam, dan tepi kawah.
Kondisi ini memungkinkan para astronot menangkap detail yang biasanya sulit dideteksi saat Bulan berada dalam pencahayaan penuh.
Daftar Astronot Artemis 2

Daftar astronot dalam misi Artemis 2, foto: X @NASA
Misi ini membawa empat astronot berpengalaman, yaitu:
- Reid Wiseman
- Victor Glover
- Christina Koch dari Amerika Serikat
- Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency
Tantangan Teknis Selama Penerbangan
Seperti misi luar angkasa lainnya, Artemis 2 juga menghadapi tantangan teknis. Salah satu insiden yang sempat terjadi adalah masalah toilet yang tersumbat pada awal penerbangan.Namun, masalah tersebut berhasil diatasi dengan cepat oleh tim, menunjukkan kesiapan teknologi dan kru dalam menghadapi situasi darurat di luar angkasa.
Langkah Awal Menuju Mars
Keberhasilan Artemis 2 akan menjadi fondasi bagi misi berikutnya dalam program Artemis. Target jangka panjangnya meliputi:- Pendaratan manusia di Bulan
- Pembangunan basis di Bulan
- Persiapan perjalanan ke Mars