BNPB Pastikan Banjir di Kediri Surut Total

Ilustrasi: Warga membersihkan rumah yang terkena banjir di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. ANTARA/ HO-BPBD Kabupaten Kediri

BNPB Pastikan Banjir di Kediri Surut Total

Lukman Diah Sari • 22 May 2026 14:55

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kondisi banjir di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dilaporkan telah surut total. Warga mulai kembali beraktivitas.

"Setidaknya hingga Kamis, 21 Mei 2026, genangan yang sebelumnya merendam permukiman warga dan akses jalan akibat hujan pada Selasa malam, 19 Mei telah surut sepenuhnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026, melansir Antara.

Hasil kaji cepat menunjukkan, banjir dipicu meningkatnya debit Sungai Harinjing akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Selain itu sejumlah faktor lain turut memperparah kondisi, seperti pendangkalan saluran air, penyempitan gorong-gorong di beberapa titik, serta jebolnya tanggul sepanjang dua meter.

"Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke jalan dan kawasan permukiman warga di Kecamatan Kepung, Kandangan, dan Badas," ungkap dia.

Ilustrasi: Warga membersihkan rumah yang terkena banjir di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. ANTARA/ HO-BPBD Kabupaten Kediri

Wilayah yang terdampak meliputi Desa Keling, Desa Karangtengah, dan Desa Krecek. BNPB mencatat sebanyak 129 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut. Selain berdampak pada warga, banjir juga merendam sekitar 129 rumah dan mengganggu akses mobilitas masyarakat akibat dua ruas jalan desa terdampak banjir.

Dalam upaya penanganan, Abdul mengatakan personel Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jawa Timur bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Kediri melakukan asesmen serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat langkah penanganan di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)