BPBD Gunungkidul: 7 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa

Salah satu bangunan di Kabupaten Gunungkidul terdampak gempa. Dokumentasi/BPBD Kabupaten Gunungkidul

BPBD Gunungkidul: 7 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa

Ahmad Mustaqim • 27 January 2026 21:04

Yogyakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sejumlah rumah warga dan fasilitas desa rusak akibat gempa bumi di Bantul M4,5 pada Selasa, 27 Januari 2026. Dominasi kerusakan pada bagian atap rumah. 

"Laporan yang kami terima ada 7 rumah warga yang rusak (akibat gempa)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Purwono dihubungi, Selasa, 27 Januari 2026. 


Salah satu bangunan di Kabupaten Gunungkidul terdampak gempa. Dokumentasi/BPBD Kabupaten Gunungkidul

Purwono mengatakan Balai Padukuhan Ngasem RT03/RW14, Ngalang, Kecamatan Gedangsari menjadi salah satu bangunan yang dilaporkan rusak akibat gempa. Estimasi nilai kerusakan akibat gempa senilai Rp2 juta. 

Kemudian, kerusakan juga terjadi pada bangunan Musala Al Iklhas di Pagutan RT05/RW08, Pengkol, Kecamatan Nglipar. Kerusakan terjadi pada atap dan retak pada bagian dinding dengan estimasi kerugian Rp1 juta. Lalu, Balai Padukuhan Pagutan RT07/08, Pengkol, Kecamatan Nglipar, kerusakan pada atap. 

"Empat bangunan rusak terdampak gempa masih berada di Kecamatan Nglipar," kata Purwono. 

Empat bangunan rusak itu yakni milik warga bernama Subarno, Tarti, Teguh, dan Mursini. Titik kerusakan dominan pada bagian atap rumah.  

"Kami tengah melakukan asesmen untuk mengurangi dampak susulan dan sebagian dampak telah tertangani," ujarnya. 

Pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan memerhatikan peringatan dini. Purwono juga mengimbau masyarakat memantau situasi melalui kanal informasi lembaga terkait, termasuk BMKG.   

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)