Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (YouTube / asean secretariat)
Filipina Sebut Persatuan dan Kerja Sama Tetap Menjadi Kekuatan Utama ASEAN
Willy Haryono • 8 August 2026 12:13
Jakarta: Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menegaskan bahwa persatuan dan kerja sama tetap menjadi kekuatan utama ASEAN dalam menghadapi perubahan global yang semakin kompleks, mulai dari konflik internasional, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Dalam pesan video yang disiarkan pada peringatan ASEAN Day ke-59 di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026, Marcos mengatakan ASEAN dibangun atas keyakinan bahwa negara-negara di Asia Tenggara akan menjadi lebih aman, kuat, dan sejahtera ketika menghadapi masa depan secara bersama-sama.
"Dialog harus lebih diutamakan daripada perpecahan, kerja sama lebih diutamakan daripada konflik, dan solidaritas lebih diutamakan daripada ketidakpastian," kata Marcos Jr.
Menurutnya, selama hampir enam dekade ASEAN telah memenuhi janji tersebut dengan menjaga perdamaian kawasan, memperdalam kerja sama ekonomi, memperluas berbagai peluang, serta memperkuat kemitraan.
Implementasi Visi ASEAN 2045
Marcos mengatakan peringatan ASEAN Day tahun ini memiliki arti penting karena menjadi tahun pertama implementasi ASEAN Community Vision 2045, yang menjadi panduan jangka panjang menuju ASEAN yang lebih tangguh, inovatif, dinamis, dan berpusat pada masyarakat.Ia juga menyoroti peringatan 50 tahun Treaty of Amity and Cooperation (TAC) yang disebutnya sebagai salah satu fondasi utama perdamaian, stabilitas kawasan, saling percaya, penghormatan, dan hidup berdampingan secara damai.
Menurut Marcos Jr, relevansi TAC kembali ditegaskan dengan bergabungnya Swedia, Polandia, Rumania, dan Lituania sebagai pihak dalam perjanjian tersebut pada 24 Juli, sehingga jumlah negara peserta meningkat dari 58 menjadi 62.
"Tonggak-tonggak sejarah ini mengingatkan kita bahwa ASEAN tidak hanya mengelola masa kini, tetapi juga mempersiapkan masa depan masyarakatnya," ujarnya.
Fokus pada Ketahanan Kawasan
Marcos Jr mengatakan dunia saat ini berubah dengan sangat cepat.Ia menilai konflik di luar kawasan, termasuk situasi di Timur Tengah, menunjukkan bahwa sebuah krisis dapat memengaruhi stabilitas, perekonomian, dan kehidupan masyarakat jauh melampaui lokasi terjadinya konflik.
Selain itu, ASEAN juga menghadapi tantangan berupa perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, meningkatnya ketegangan geopolitik, serta pesatnya perkembangan kecerdasan buatan.
Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina mengusung tema "Navigating Our Future Together" dan berupaya menerjemahkan ASEAN Community Vision 2045 ke dalam langkah-langkah konkret.
Pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu, ASEAN memusatkan perhatian pada tiga prioritas utama, yakni ketahanan energi, ketahanan pangan, serta keselamatan warga negara ASEAN di tengah situasi di Timur Tengah.
Menurut Marcos, ketiga prioritas tersebut mencerminkan komitmen ASEAN dalam melindungi kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta menjaga perdamaian dan kemakmuran kawasan.
Sambut Timor-Leste
Marcos Jr juga menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN sebagai landasan utama dialog, pembangunan kepercayaan, dan penyelesaian berbagai persoalan secara damai melalui konsultasi, saling menghormati, serta kepatuhan terhadap hukum internasional.Ia menyebut ASEAN saat ini menjadi kawasan yang tangguh dan penuh peluang dengan hampir 700 juta penduduk serta berstatus sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia.
Meski demikian, menurutnya, kekuatan utama ASEAN tidak hanya terletak pada besarnya pasar, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, kreativitas, dan komitmen negara-negara anggotanya untuk membangun kawasan yang semakin terhubung, inklusif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan.
Dalam kesempatan itu, Marcos Jr turut menyambut keanggotaan penuh Timor-Leste sebagai negara anggota ke-11 ASEAN.
Ia menyatakan optimistis ASEAN akan terus menjaga kesinambungan kerja sama menjelang KTT ASEAN ke-49 serta transisi kepemimpinan ASEAN kepada Singapura sebagai ketua berikutnya.
"Pada ASEAN Day ini, marilah kita tidak hanya menghargai sejauh mana kita telah melangkah, tetapi juga memperbarui tanggung jawab kita terhadap masa depan yang akan kita bangun bersama," tutup Marcos Jr.
Baca juga: ASEAN Day ke-59: Menlu Sugiono Tegaskan Keberpihakan ASEAN Hanya untuk Rakyatnya