Cerita Lansia Berburu Kartu Transportasi Gratis Saat CFD Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menggelar layanan jemput bola pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG). Foto: Metro TV/Andika Fauzan Azhari.

Cerita Lansia Berburu Kartu Transportasi Gratis Saat CFD Jakarta

Andika Fauzan Azhari • 9 August 2026 17:23

Jakarta: Pagi yang sejuk di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 9 Agustus 2026, diwarnai derap langkah warga yang menikmati Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Namun, di depan Hotel Mandarin Oriental, deretan kursi dan meja pendaftaran milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menjadi pusat perhatian tersendiri, khususnya bagi para warga senior Ibu Kota.

Di lokasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menggelar layanan jemput bola pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG). Program inklusif ini menjadi angin segar bagi kelompok rentan. 

Terutama, kalangan lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas dan penyandang disabilitas, untuk dapat menikmati seluruh jaringan transportasi publik terintegrasi secara gratis. Mulai dari TransJakarta, MRT Jakarta, hingga LRT Jakarta.
 


Meski pihak pengelola membatasi kuota pendaftaran baru sebanyak 100 kartu di area tersebut, semangat para lansia tidak surut. Di tengah antrean yang tertib, pasangan suami istri lansia, Sudarto dan Elis, membagikan cerita hangat mereka. Demi mengamankan hak layanan gratis ini, keduanya rela bergegas menembus pagi dari rumah.

"Setengah jam yang lalu lah, jam 06.30," ucap Sudarto sembari mencoba mengingat waktu kedatangannya di lokasi, Minggu, 9 Agustus 2026.

Bagi Sudarto dan Elis, kesigapan mereka datang sejak pagi berakar dari pemahaman sederhana, yakni fasilitas ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk warga di usia senja.

Kehadiran KLG bukan sekadar memberikan kemudahan aksesibilitas fisik, melainkan juga menghadirkan kebebasan mobilitas bagi para purnabakti yang ingin tetap aktif beraktivitas di ruang-ruang publik Jakarta.


Pemprov DKI Jakarta menggelar layanan jemput bola pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG). Foto: Metro TV/Andika Fauzan Azhari.

Di balik senyum dan antusiasme mereka, terbesit rasa syukur yang mendalam. Efisiensi finansial menjadi dampak paling nyata yang dirasakan oleh para pensiunan yang tak lagi memiliki penghasilan tetap bulanan.

"Ya mudah-mudahan ini bermanfaat buat masyarakat yang sudah lansia. Biar enggak keluar duit. Kan sudah enggak kerja, sudah pensiun enggak kerja," ungkap Sudarto.

Langkah jemput bola pendaftaran KLG di ruang publik seperti CFD menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam merawat warganya. Keberlanjutan program ini diharapkan terus terjaga, membawa asa bagi para lansia untuk mengecap mobilitas yang aman, nyaman, dan bermakna di tengah megahnya dinamika Jakarta.

(Fachri Audhia Hafiez)