Pemprov DKI Siapkan Hujan Buatan Rutin 1-2 Kali dalam Seminggu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: dok. Pemprov DKI.

Pemprov DKI Siapkan Hujan Buatan Rutin 1-2 Kali dalam Seminggu

Andika Fauzan Azhari • 5 August 2026 17:17

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyetujui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan sebanyak satu hingga dua kali seminggu. Modifikasi cuaca tersebut akan dilakukan secara berkala apabila ketersediaan awan di udara memungkinkan.

Adapun langkah ini disiapkan untuk memitigasi dampak fenomena El Nino dan kemarau panjang. Diprediksi fenomena iklim ini berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026.

“Jadi intinya tadi saya sudah memberikan persetujuan, kalau bisa setiap minggu itu satu sampai dua kali dibuat hujan buatan atau modifikasi cuaca kalau memang awannya ada,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

Keputusan ini diambil usai BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB. Dari hasil pemantauan, puncak kemarau tahun ini diperkirakan menjadi salah satu yang terpanjang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari data yang ada, puncak El Nino kali ini akan panjang, mungkin salah satu yang terpanjang dibandingkan tahun 2023. Puncaknya kurang lebih akhir September atau pertengahan Oktober, baru akan ada hujan,” kata Pramono.


Ilustrasi cuaca. Foto: dok. Medcom.

Melalui modifikasi cuaca berkala ini, Pemprov DKI berharap dapat menekan risiko kekeringan serta meminimalisasi potensi bencana susulan akibat cuaca ekstrem di Ibu Kota.

(Gabriella Thesa Widiari)