Lulusan terbaik IPDN 2026, Aji Bayu Ramadhan. Foto: Antara.
Anak Buruh Bangunan NTT Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026
Anggi Tondi Martaon • 29 July 2026 12:17
Jakarta: Aji Bayu Ramadhan, putra buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih predikat lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026. Aji meraih IPK 3,84 dan menjadi yang paling tinggi dari total 1.204 lulusan yang dilantik sebagai Pamong Praja Muda.
Aji mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga. Hal itu sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.
"Ini menjadi sebuah penghargaan dan juga kehormatan bagi kami untuk mendapatkan amanah dan juga doa langsung dari pimpinan tertinggi yang ada di Indonesia. Semoga dengan ini kami tetap semangat dan dapat menempuh tugas menjadi pamong praja yang baik ke depan," kata Aji dikutip dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026.
Predikat lulusan terbaik tersebut ditetapkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pelantikan Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Jumat, 24 Juni 2026.
Menurut dia, pesan orang tua menjadi pegangan selama menjalani pendidikan di IPDN. Aji menyampaikan ayah dan ibunya berpesan agar dirinya selalu rendah hati dan selalu mengayomi masyarakat berbagai kalangan.
"Amanah dari orang tua selalu berpesan untuk tetap rendah hati dan selalu ingat bahwa kami berasal dari masyarakat menengah ke bawah," ungkap Aji.
Menurut Aji, keterbatasan ekonomi yang dialaminya tidak menjadi hambatan selama menempuh pendidikan di IPDN. Menurut dia, kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
%20Ilmu%20Pemerintahan%20Institut%20Ilmu%20Pemerintahan%20Dalam%20Negeri%20(IPDN)%20Angkatan%20XXXIII%20tahun%202026_%20Dok_%20Tangkapan%20Layar(3)(1).jpeg)
Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Ilmu Pemerintahan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026. Dok. Tangkapan Layar.
Usai dilantik, Aji berupaya menerapkan pemanfaatan teknologi di pemerintahan sebagai jembatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dia mengaku sudah membuat tiga sistem yang bertujuan untuk melihat sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan sistem ini dapat sedikitnya mereduksi beberapa faktor birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat," sebut Aji.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar tidak minder dalam meraih cita-cita melalui kerja keras, doa orang tua, dan semangat belajar.