Pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen. Foto: Instagram @viktoraxelsen
Viktor Axelsen Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Ini Alasannya
Arga Sumantri • 15 April 2026 14:10
Jakarta: Pebulu tangkis dunia, Viktor Axelsen, resmi mengumumkan pensiun dari bulu tangkis melalui media sosial pribadinya, Rabu, 15 April 2026. Keputusan itu diambil akibat cedera punggung yang dialaminya.
"Hari ini adalah hari yang tidak mudah bagi saya," tulis Axelsen dalam akun Instagram pribadinya, @viktoraxelsen, Rabu, 15 April 2026.
Axelsen mengalami cedera punggung berulang yang membuatnya tidak lagi mampu berkompetisi dan berlatih di level tertinggi.
Pebulu tangkis berusia 32 tahun itu mengaku telah berupaya menyembuhkan cedera, mulai dari operasi endoskopi hingga metode latihan baru. Namun, tim medis menyarankan agar ia fokus pada kesehatan jangka panjang.
"Menerima situasi ini sangat sulit. Tetapi sekarang saya telah mencapai titik di mana tubuh saya tidak mengizinkan saya untuk melanjutkan," ujar Axelsen.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para dokter spesialis dan pelatih yang telah membantunya selama masa pemulihan.
Telah memberikan segalanya
Sejak awal karier, Axelsen mengaku bercita-cita menjadi pebulu tangkis terbaik dunia. Ia menyebut telah memberikan segalanya untuk olahraga tersebut."Ini bukan hanya sekadar karier bagi saya, ini adalah hidup saya dan saya telah melakukan segala upaya," kata pebulu tangkis asal Denmark itu.
Axelsen menegaskan hanya pensiun sebagai pemain profesional dan tetap akan berkecimpung di dunia bulu tangkis.
"Saya memberikan segalanya untuk bulu tangkis dan bulu tangkis telah memberikan segalanya kembali kepada saya," ujarnya.

Viktor Axelsen. Foto: Instagram @viktoraxelsen
Sebelum pensiun, Axelsen sempat menduduki peringkat satu dunia dan meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk medali emas Olimpiade dan gelar juara dunia.
Cedera punggung yang dialami Axelsen terjadi sejak April 2025. Sejak saat itu, ia kerap absen dari berbagai turnamen. Hingga lebih dari satu tahun berlalu, kondisinya belum sepenuhnya pulih.