Ilustrasi - Ombak tinggi di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa, 22 September 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Waspada, Air Laut Pasang Berpotensi Terjadi di Sejumlah Pesisir Bali
Silvana Febiari • 23 September 2026 11:42
Denpasar: Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi air laut pasang di sejumlah perairan di Bali. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi pada 26-30 September 2026.
“Kami imbau masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak air laut pasang maksimum,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, dilansir Antara, Rabu, 23 September 2026.
Berdasarkan prakiraan BBMKG, potensi air laut pasang itu terjadi di pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, Pesisir Kabupaten Gianyar, dan pesisir selatan Kabupaten Klungkung.
Baca Juga :
Penyebab air laut pasang itu adalah adanya fenomena fase Bulan Purnama pada Sabtu, 26 September 2026. Potensi pasang air laut maksimum berbeda waktu baik hari dan jam di tiap wilayah yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir.
Aktivitas itu di antaranya bongkar muat di pelabuhan, aktivitas masyarakat di permukiman pesisir, tambak garam dan perikanan darat.
Masyarakat diajak untuk memantau perkembangan informasi cuaca maritim dari BBMKG Wilayah III melalui website bbmkg3.bmkg.go.id atau melalui maritim.bmkg.go.id. Bisa juga melalui kanal media sosial instagram @bmkgbali, atau berbasis aplikasi Info BMKG.

Ilustrasi - Sebagian pedestrian di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, ambles akibat diterjang ombak tinggi, Kamis, 1 September 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Secara umum, cuaca di Bali pada 23-24 September 2026 diprakirakan cerah berawan. Ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai 1,5 meter di perairan utara Bali dan 3 meter di perairan selatan Bali.
BBMKG Denpasar juga mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bali pada 23-24 September. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok, dan perairan selatan Bali.
Sedangkan gelombang laut di sejumlah objek wisata pantai terkenal di Bali juga diprakirakan mencapai 1,25-2 meter. Gelombang di Nusa Dua dan Sanur diperkirakan hingga 2 meter, Tanah Lot hingga 1,5 meter, dan Kuta hingga 1,25 meter.