Pasukan Israel Serbu Sejumlah Wilayah di Tepi Barat, Tangkap 2 Warga Palestina

Pasukan Israel dalam operasi darat di Tepi Barat. (Anadolu Agency)

Pasukan Israel Serbu Sejumlah Wilayah di Tepi Barat, Tangkap 2 Warga Palestina

Willy Haryono • 23 September 2026 15:26

Tulkarem: Pasukan Israel menyerbu sejumlah wilayah di Tepi Barat pada Rabu dini hari, 23 September 2026, dan menangkap sedikitnya dua warga Palestina.

Dalam operasi tersebut, pasukan Israel juga dilaporkan merusak properti dan kendaraan milik warga Palestina.

Mengutip Anadolu, sebanyak 10 kendaraan militer dikerahkan untuk menyerbu Desa Beit Duqqu, barat laut Yerusalem yang diduduki. 

Pasukan Israel dilaporkan menyebar di sejumlah titik desa, menggerebek beberapa rumah dan menangkap sejumlah warga sebelum akhirnya ditarik dari wilayah tersebut.

Jumlah dan identitas warga yang ditangkap belum diketahui. Di Nabi Saleh, barat laut Ramallah, pasukan Israel menggerebek dan menggeledah sebuah rumah serta menangkap seorang warga Palestina berusia 19 tahun.

Pasukan Israel juga dilaporkan menyerbu Kota Tubas dan kota Aqaba di dekatnya, di Tepi Barat bagian utara. Pasukan menggerebek sejumlah rumah dan mengerahkan unit infanteri di beberapa kawasan.

Pasukan Israel juga menyerbu Kota Janata dan Kamp Pengungsi Aida di sebelah timur dan utara Bethlehem. Tidak ada laporan penangkapan dalam operasi tersebut.

Di wilayah Tulkarem, Tepi Barat bagian utara, pasukan Israel menyerbu Kota Attil dan Deir al-Ghusun pada Rabu dini hari dengan mengerahkan sejumlah kendaraan militer dan unit infanteri.

Sumber setempat melaporkan pasukan Israel berpatroli di sejumlah kota, menggerebek dan menggeledah beberapa rumah serta merusak barang-barang di dalamnya.

Sejumlah warga di beberapa rumah juga menjalani pemeriksaan dan interogasi di tempat di tengah kehadiran militer yang diperketat.

Pasukan Israel juga diklaim menangkap seorang warga Palestina dari rumahnya di Deir al-Ghusun.

Di wilayah Masafer Yatta, selatan Hebron, warga Israel dilaporkan merusak properti di Khirbet Aqawwis pada Rabu dini hari. Peristiwa itu terjadi sehari setelah mereka membakar kendaraan pekerja di dekat Desa Umm Qussa, wilayah pedesaan Yatta, setelah mengejar para penumpangnya.

Tepi Barat yang diduduki mengalami peningkatan penggerebekan dan penangkapan oleh pasukan Israel sejak Oktober 2023, disertai meningkatnya serangan, pembatasan pergerakan, serta penutupan akses menuju sejumlah kota dan desa Palestina. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Israel Tutup Dua Checkpoint di Tepi Barat, 104 Guru Palestina Tak Bisa Mengajar

(Willy Haryono)