Senator Demokrat Kritik Trump soal Larangan Masuk Gedung Putih untuk Tiga Media

Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (EPA-EFE)

Senator Demokrat Kritik Trump soal Larangan Masuk Gedung Putih untuk Tiga Media

Willy Haryono • 22 September 2026 07:18

Washington: Senator Partai Demokrat Amerika Serikat Ed Markey dan Dick Durbin mengkritik keputusan Presiden Donald Trump yang melarang media CNN, MS NOW, dan Politico mengakses Gedung Putih.

Perselisihan mengenai akses media tersebut meningkat setelah ketiga organisasi media menggugat Trump dan pemerintahannya.

CNN, MS NOW, dan Politico mengajukan gugatan di hari Senin dengan alasan pembatasan akses tersebut melanggar hak mereka berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi AS.

Markey mengatakan kebebasan pers merupakan hal penting bagi berjalannya demokrasi. Dia menilai keputusan pemerintahan Trump mengancam kebebasan pers.

“Larangan Trump terhadap CNN, MS NOW, dan Politico akan menimbulkan efek mengerikan terhadap seluruh bentuk ekspresi,” kata Markey, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 22 September 2026. Ia menyebut keputusan tersebut “otoriter dan inkonstitusional."

Durbin juga mengkritik keputusan pemerintahan Trump.

“Keputusan Presiden Trump melarang reporter CNN, Politico, dan MS NOW dari Gedung Putih merupakan serangan terang-terangan terhadap Amandemen Pertama,” tegas Durbin.

Ia menambahkan bahwa pers yang bebas dan terbuka penting bagi demokrasi Amerika Serikat. “Demokrasi kita bergantung pada pers yang bebas dan terbuka—larangan ini harus dibatalkan sesegera mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, ABC, CBS, Fox News, NBC, dan CNN biasanya bergantian berpartisipasi dalam televisi pool yang menyediakan rekaman video bersama dari kegiatan presiden untuk organisasi media lainnya.

Pada Senin, anggota lain dari pool tersebut menolak menyediakan liputan setelah CNN dicegah menjalankan tugasnya dalam jadwal televisi pool.

Akibatnya, rekaman televisi langsung mengenai Trump dalam acara pemotongan pita untuk helipad baru di halaman selatan Gedung Putih pada Senin tidak menyertakan suara pernyataan presiden.

Dalam rekaman tersebut, Trump terlihat memotong pita dan berbicara dengan pekerja konstruksi. Namun, pernyataannya tidak terdengar dalam siaran.

Trump melarang reporter dari ketiga organisasi media tersebut memasuki kompleks Gedung Putih pekan lalu. Petugas keamanan kemudian menolak masuk para jurnalis dari ketiga media tersebut pada Sabtu pagi setelah adanya arahan tersebut.

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa “berita palsu merupakan ancaman bagi demokrasi” dan ia akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk memastikan AS berkembang.

Baca juga: Tiga Media AS Gugat Trump usai Dilarang Masuk Gedung Putih

(Willy Haryono)