Kapolri Pastikan Kesiapan Jalur Ketapang–Gilimanuk Hadapi Lonjakan Arus Balik

Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Novi Husdinariyanto

Kapolri Pastikan Kesiapan Jalur Ketapang–Gilimanuk Hadapi Lonjakan Arus Balik

Lukman Diah Sari • 24 March 2026 15:39

Badung: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan kesiapan jajaran Polri dalam mengatur lalu lintas di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 sekaligus lonjakan wisatawan menuju Bali. Listyo mengaku telah menyiapkan langkah agar arus kendaraan dari Pelabuhan Ketapang menuju GIlimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, berjalan lancar.

"Utamanya Ketapang harus dipersiapkan karena akan terjadi arus balik yang tidak hanya mengarah ke Bali untuk bekerja, tetapi juga kemungkinan adanya tambahan wisatawan," ujar Kapolri saat melakukan pemantauan di Command Center ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 24 Maret 2026, melansir Antara.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan arus balik di Command Center ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (24/3/2026). ANTARA/Rolandus Nampu

Jenderal bintang empat itu menegaskan pengaturan lalu lintas di jalur penyeberangan menjadi prioritas agar tidak terjadi kepadatan seperti pada arus mudik sebelumnya. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya, serta Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Selain fokus pada arus balik, pemantauan juga dilakukan terhadap aktivitas pariwisata di Bali. Kapolri menyebutkan meskipun saat ini memasuki periode low season, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan domestik sebesar 1,49 persen dibandingkan hari biasa.

"Dari Command Center ITDC Nusa Dua, kita bisa memantau pergerakan masyarakat yang melaksanakan kegiatan wisata di Bali, sekaligus mengecek kondisi di beberapa wilayah di Indonesia terkait pariwisata dan persiapan arus balik," ungkap Listyo.

Hasil pemantauan itu juga akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan mudik dan arus balik pada tahun 2027, dengan harapan pengelolaan lalu lintas dan mobilitas masyarakat dapat semakin optimal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)