Antrean Kendaraan Arus Balik Lebaran Terjadi di Jawa Tengah

Lonjakan volume kendaraan di ruas Jalan Tol Trans Jawa hingga kendaraan arus balik harus antre di depan GT Kalikangkung Semarang. (MI/AS)

Antrean Kendaraan Arus Balik Lebaran Terjadi di Jawa Tengah

Media Indonesia • 26 March 2026 16:19

Semarang: Kendaraan arus balik Lebaran 2026 masih memadati sejumlah ruas jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota maupun Jalan Tol Trans Jawa, pada Kamis, 26 Maret 2026. Arus kendaraan diprediksikan akan meningkat hingga puncak balik kedua pada Minggu, 29 Maret 2026. 

Pantauan Media Indonesia, kepadatan arus lalu lintas masih berlangsung di sejumlah ruas jalur di Jawa Tengah yakni mulai jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota maupun Jalan Tol Trans Jawa. Bahkan di sejumlah titik tersendat akibat sejumlah penghalang seperti persimpangan l, perlintasan kereta api, hingga bencana banjir.

"Kita terus lakukan kesiagaan untuk kelancaran lalu lintas di Jalur Pantura dan Jalur Alternatif, selain itu di sejumlah destinasi wisata juga dilakukan pengamanan khusus karena dapat menjadi simpul kemacetan," ujar Kepala Polres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf, Kamis, 26 Maret 2026.


Lonjakan volume kendaraan di ruas Jalan Tol Trans Jawa hingga kendaraan arus balik harus antre di depan GT Kalikangkung Semarang. (MI/AS)

Rachmad menerangkan kemacetan di sejumlah ruas jalur mudik selain akibat peningkatan volume kendaraan arus balik sejak pagi, tapi juga adanya persiapan perayaan Lebaran Ketupat (Syawalan) yang akan berlangsung Sabtu, 28 Maret 2026.

"Hujan lebat juga menjadikan kendaraan tidak dapat meluncur cepat," jelas dia. 

Kepadatan kendaraan juga terpantau di sejumlah gerbang Tol Trans Jawa, kendaraan arus balik dari arah Solo menuju Semarang terlihat antre di Gerbang Tol (GT) Banyumanik Semarang. Kemudian, dari Sebarang menuju ke Cikampek harus antre di GT Kalikangkung Semarang, meskipun telah diberlakukan one way nasional hingga ke GT Cikatama.

Berdasarkan data di GT Kalikangkung Semarang, jumlah kendaraan melintas sejak Kamis pagi, rata-rata mencapai 3.000 unit per jam, bahkan lonjakan terjadi  pada pukul 09.00-10.00 WIB yang mencapai 3.209 unit. Arus kendaraan kembali meningkat pukul 09.00-11.00 WIB menjadi 3.552 unit hingga mengakibatkan antrean panjang mengular di depan GT Kalikangkung.

Sebagai antisipasi antrean di GT Kalikangkung Semarang, petugas juga tampak sibuk mengaturan cone dan barrier untuk menjaga ketertiban dan mengarahkan kendaraan agar tetap teratur saat memasuki gerbang tol, serta menambah gardu tol untuk mengurangi kemacetan.

"Sejak pagi volume kendaraan di ruas tol terus meningkat, sejak dini hari kami siaga penuh untuk memperlancar arus kendaraan menuju ke arah Jabodetabek," kata Kepala Pos Pengamanan (Pos Pam) GT Kalikangkung AKP Dimas Arief Wicaksono Kamis (26/3).

Semakin siang dan bahkan menjelang sore ini, lanjut Dimas, jumlah kendaraan arus balik terus meningkat. Bahkan untuk kelancaran lalu lintas di ruas tol juga disiapkan one way lokal dari mulai GT Salatiga hingga GT Banyumanik serta diberlakukan sistem buka tutup di rest area. (MI/AS)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)