Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Gerbong Dipotong untuk Evakuasi Korban

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Istimewa)

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Gerbong Dipotong untuk Evakuasi Korban

Lukman Diah Sari • 27 April 2026 23:48

Bekasi Timur: Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkap proses evakuasi kecelaakaan kereta rel listrik (KRL) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek masih dilakukan, Senin malam, 27 April 2026. Kapolda menyebut bahwa saat ini sedang dilakukan pemotongan gerbong untuk memudahkan evakuasi korban. 

"Sekarang sedang dilakukan pemotongan gerbong, dari korban-korban yang terjepit semoga bisa dievakuasi," ujar Kapolda di lokasi kejadian, Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin, 27 April 2026. 

Kapolda menekankan bahwa saat ini pihaknya bersama petugas gabungan masih fokus terhadap penanganan terhadap korban. Dia menyebut Basarnas, TNI, Polri, SAR, dan pihak terkait masih melakukan evakuasi. 

"Doakan semoga para korban bisa segera kita bawa ke rumah sakit," ujar Kapolda. 

Kecelakaan kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A (CL KPB–CKR) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo PLB 4B relasi Gambir–Surabaya, Pasar Turi, terjadi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920 pada pukul 20.52 WIB.  Pihak keluarga pelanggan bisa mencari informasi lebih detail melalui call center KAI, mapun WhatsApp KAI. Yakni:
  • Official WhatsApp KAI: 0811-2223-3121

  • Call center KAI: 1212

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)