Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 oleh Metro TV bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Foto: Dok Metro TV
Hadapi Gejolak Global, 100 Ekonom Bahas Ketahanan Ekonomi Indonesia
Duta Erlangga • 4 September 2026 10:05
Jakarta: Tekanan geopolitik, perubahan kebijakan ekonomi global, dan dinamika perdagangan menjadi tantangan bagi Indonesia dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Sejumlah ekonom dan pemangku kebijakan membahas strategi menghadapi kondisi tersebut dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Grand Ballroom Kempinski Hotel Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Acara yang digelar Metro TV bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) itu mengusung tema “Berlayar di Tengah Gelombang Global, Menjaga Daya Tahan Ekonomi Nasional”, forum ini menjadi ruang untuk membahas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia sekaligus merumuskan gagasan dan strategi untuk memperkuat daya tahan perekonomian nasional.?
?
Sarasehan 100 Ekonom Indonesia merupakan forum tahunan yang digagas INDEF sebagai wadah bagi para ekonom untuk menyampaikan analisis, gagasan, serta rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan.?
?
Pada penyelenggaraan 2026, forum tersebut kembali mengambil relevansi di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. Tekanan geopolitik, perubahan arah kebijakan ekonomi negara-negara besar, dinamika perdagangan dan investasi, hingga tantangan menjaga pertumbuhan ekonomi menjadi sejumlah isu yang perlu diantisipasi Indonesia.?
?
INDEF sebelumnya menyebut dinamika nilai tukar, transmisi kredit, kondisi likuiditas, serta semakin terbatasnya ruang fiskal sebagai sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam merumuskan kebijakan ekonomi nasional.?
?
Oleh karena itu, pertemuan para ekonom dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 diharapkan tidak berhenti pada pembahasan mengenai tantangan, tetapi juga menghasilkan gagasan konkret mengenai mesin pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi domestik.
Sejumlah tokoh ekonomi dan pemangku kebijakan hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Wakil Menteri Investasi & Hilirisasi/Kepala BKPM RI Todotua Pasaribu, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu, Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto, Ekonom Senior INDEF Aviliani, dan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Jisman P. Hutajulu.
Forum ini juga menjadi penting karena ketahanan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemerintah merespons gejolak eksternal, tetapi juga oleh kemampuan memperkuat fondasi ekonomi domestik. Penguatan investasi, produktivitas, daya saing industri, konsumsi masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja menjadi bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan.?
?
Dengan tantangan global yang semakin kompleks, Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya gagasan, data, dan perspektif untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi Indonesia yang lebih adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.