7 Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Sulteng Berhasil Dievakuasi

Para pendaki di Gunung Nokolalaki berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Humas Kansar Palu

7 Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Sulteng Berhasil Dievakuasi

Lukman Diah Sari • 13 September 2026 17:38

Palu: Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh pendaki dari Gunung Nokolalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu, 13 September 2026. Para pendaki dipastikan sehat.

"Sudah dipastikan, ketujuh orang pendaki dalam keadaan sehat," kata Kepala. Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Minggu, 13 September 2026, melansir Antara.

Ia mengemukakan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.40 Wita dari kaki Gunung Nokolalaki bersama unsur terkait, menuju lokasi terakhir dimana para korban beristirahat. Tujuh pendaki itu ditemukan tim SAR gabungan sekitar Pukul 14.10 Wita pada koordinat 1°13'36.77"S 120° 9'22.71"E di Pos 3 Gunung Nokolalaki.

"Setelah para korban ditemukan, lalu dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga. Waktu tempuh dari titik penemuan korban ke posko SAR kaki Gunung Nokolalaki sekitar 75 menit dengan berjalan kaki," ujar dia.

Adapun tujuh orang pendaki tersebut atas nama Rani (18), Fahri (17), Farel (17), Ramadhan (25), Sigit (20), Deikal (18) dan Iman (17). Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 11 orang disebut melakukan pendakian pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 07.00 Wita. 

Basarnas melakukan persiapan personel sebelum berangkat melakukan oprasi SAR tujuh pendaki terjebak di Gunung Nokilalaki Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Palu

Mereka rencananya melanjutkan pendakian menuju puncak. Namun, para pendaki kehabisan persediaan logistik makanan, sehingga belum dapat turun dari gunung, sedangkan tujuh orang lainnya masih terjebak di gunung.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu, 13 September sekitar Pukul 06.15 Wita," ucap Rizal.

Setelah korban berhasil dievakuasi, kata dia, selanjutnya tim melakukan pertemuan singkat pada pukul 15.30 Wita dan operasi SAR dinyatakan selesai.

"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam kegiatan operasi. Kami mengimbau masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian selalu memperhatikan kesiapan fisik maupun logistik," kata dia.

(Lukman Diah Sari)