Wonogiri Kebut Perbaikan 625 RTLH Tahun Ini

Serah teraima Rumah Sederhana Layak Huni Kabupaten Wonogiri 2026. (Istimewa)

Wonogiri Kebut Perbaikan 625 RTLH Tahun Ini

Triawati Prihatsari • 27 August 2026 20:22

Wonogiri: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menargetkan perbaikan 625 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun ini. Target tersebut merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.

Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, memaparkan bahwa berdasarkan hasil verifikasi dan validasi (verval), masih banyak rumah warga yang membutuhkan intervensi. Berikut adalah rincian data penanganan RTLH di Wonogiri:

  • Total Kebutuhan: 12.776 unit rumah membutuhkan perbaikan.

  • Realisasi 2025: Telah direnovasi sebanyak 1.492 unit.

  • Sisa Pekerjaan Rumah (PR): 11.284 unit.

  • Target 2026: Perbaikan 625 unit rumah.


"Rencana yang dijalankan pada tahun 2026 ini sebanyak 625 unit," ujar Imron dalam acara Peresmian Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) di Kabupaten Wonogiri, Kamis, 27 Agustus 2026.

Imron menambahkan, dari total target tersebut, 10 unit di antaranya terealisasi berkat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Djarum. Bantuan ini difokuskan di Kecamatan Eromoko, yakni lima unit di Desa Minggarharjo dan lima unit di Desa Ngadirejo. Mengingat persoalan RTLH masih menjadi PR besar, Imron berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, baik swasta maupun program pemerintah pusat seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dapat terus berlanjut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Agung Kunmarjono, mengungkapkan bahwa kolaborasi perbaikan rumah warga ini telah membuahkan hasil signifikan. Sejak 2022 hingga 2026, total 1.212 unit RSLH dibangun di berbagai daerah di Jawa Tengah.

"Sejak tahun 2022 sampai dengan 2025, PT Djarum telah membangun 712 unit RSLH. Pada tahun 2026 ini, targetnya mencapai 500 unit yang tersebar di beberapa kabupaten/kota," ungkap Agung.

Serah teraima Rumah Sederhana Layak Huni Kabupaten Wonogiri 2026. (Istimewa)

Pada tahun ini, delapan daerah penerima program tersebut meliputi Kabupaten Kudus, Brebes, Wonogiri, Rembang, Pati, Semarang, Temanggung, dan Kota Salatiga.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menyebutkan bahwa perbaikan 10 unit RSLH di Wonogiri menelan biaya sekitar Rp700 juta.

"Melalui program RSLH, kami ingin membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Kami berharap mereka bisa lebih produktif sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupannya menjadi lebih baik," tutur Budiharto.

Penerima Manfaat

Gembong Rahmanto, seorang buruh tani asal Dusun Bero, Desa Minggarharjo, sangat bersyukur menjadi salah satu penerima manfaat. Sebelumnya, ia dan keluarga terpaksa tinggal di rumah berlantai tanah, berdinding anyaman bambu, dan beratap bocor.

"Saat musim dingin atau hujan, udara dan air dari parit bisa merembes ke lantai tanah membuat rumah lembap. Sekarang, alhamdulillah mendapat rumah baru yang lebih rapi, dindingnya kokoh, lantainya keramik, dan atapnya tidak bocor lagi. Tidur jadi lebih enak, tidak kedinginan, bisa belajar dan beribadah dengan nyaman," pungkas Gembong penuh haru.

(Lukman Diah Sari)