Pembagian desil. Foto: dok Desakarangsari.gunungkidulkab.go.id
Desil yang Dapat Bansos hingga Subsidi Listrik Naik Jadi Rp117,84 Triliun
Husen Miftahudin • 2 September 2026 07:28
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Selasa, 1 September 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari penjelasan terkait kategori desil yang berhak mendapatkan bansos hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan subsidi listrik di 2027 naik menjadi Rp117,84 triliun.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Masuk Desil Berapa untuk Dapat Bansos? Ini Penjelasan Desil 1-10
Pemerintah menggunakan pengelompokkan desil untuk menentukan kondisi kesejahteraan keluarga dalam data sosial ekonomi. Pembagian tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan sasaran sejumlah bantuan sosial (bansos).
Baca berita selengkapnya di sini.
2. BPS Catat Inflasi 0,21% di Agustus 2026, Ini Penyebabnya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,21 persen pada Agustus 2026 secara bulanan (mtm). Selain itu, BPS mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 3,19 persen secara tahunan (yoy) pada Agustus 2026.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Sejarah Baru, Destry Damayanti Jadi Perempuan Pertama Jabat Gubernur BI
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031. Keputusan ini mencatatkan sejarah baru bagi institusi perbankan sentral Indonesia, di mana Destry menjadi perempuan pertama yang menduduki kursi nomor satu di Bank Indonesia.
Baca berita selengkapnya di sini.
4. Bahlil Usulkan Subsidi Listrik di 2027 Naik Jadi Rp117,84 Triliun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan subsidi listrik pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik dibandingkan APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp100,83 triliun.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Prediksi Harga Emas Hari Ini, Investor Waspadai Pelemahan
Pergerakan harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Selasa, 1 September 2026.
Baca berita selengkapnya di sini.