Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (2/9/2026). (ANTARA/Aji Cakti)
Menteri PU Alokasi Rp37,3 Triliun untuk Bina Marga dari Anggaran 2027
Siti Yona Hukmana • 2 September 2026 18:25
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengalokasikan Rp37,30 triliun untuk Direktorat Jenderal Bina Marga dari pagu anggaran 2027 sebesar Rp114,59 triliun. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan dan preservasi infrastruktur konektivitas.
"Dari total anggaran 2027 sebesar Rp114,59 triliun, kami breakdown sebagai berikut, sektor Direktorat Jenderal Bina Marga sebesar Rp37,30 triliun, yang kami gunakan untuk preservasi jalan, jembatan, pembangunan beberapa titik baru di jalan tol, pembangunan flyover, underpass, serta jembatan-jembatan gantung," kata Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 2 September 2026.
"Di sektor infrastruktur strategis, kami alokasikan Rp32,57 triliun untuk penyelesaian Sekolah Rakyat tahun 2026-2027, penyelesaian sekolah-sekolah keagamaan, penyelesaian beberapa perguruan tinggi, pasar, serta beberapa fasilitas sosial, dan juga untuk beberapa masjid dan juga gereja-gereja," kata Dody.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Foto: Antara.
Selanjutnya, dukungan manajemen dan teknis dialokasikan sebesar Rp1,91 triliun, yang dipergunakan untuk tata kelola, pengawasan, perencanaan, sumber daya manusia, jasa konstruksi, serta pembiayaan infrastruktur. Menurut Dody, Rencana Kerja Pemerintah tahun 2027 mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri".
"Bagi kami, produktivitas berarti sawah teraliri air dari irigasi-irigasinya, logistik semakin terhubung, dan layanan dasar berfungsi secara optimal. Investasi dan industri didukung oleh konektivitas, infrastruktur dasar, serta kawasan yang tertata. Dukungan kami menjangkau ketahanan pangan, air, dan energi, infrastruktur dan lapangan kerja, desa, perkotaan, pembangunan manusia, serta pada lingkungan," ungkap Dody.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan nasional mantap mencapai 97 persen pada 2027 melalui penguatan konektivitas, guna mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan pembangunan nasional. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar, mengatakan target tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menjadi pedoman pembangunan infrastruktur.