Prediksi cuaca kota-kota besar di Indonesia. Instagram: @InfoBMKG
Waspada! Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Landa Aceh hingga Malam Tahun Baru
Fajri Fatmawati • 31 December 2025 20:28
Banda Aceh: Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Aceh hingga Rabu malam, 31 Desember 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini dapat berlangsung hingga pukul 21.20 WIB.
Peringatan dini ini disampaikan Juru Bicara Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, merujuk hasil pemantauan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
"Berdasarkan update BMKG pukul 17.50 WIB, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 18.00 WIB dan masih berlanjut hingga malam hari," kata Murthalamuddin, Rabu, 31 Desember 2025.
Berdasarkan rilis BMKG, potensi hujan lebat lebih dulu terjadi di beberapa wilayah, antara lain Aceh Selatan (Trumon Timur), Aceh Tenggara (Babul Rahmah), Aceh Timur (Serbajadi, Simpang Jernih), Aceh Besar (Kota Jantho), Aceh Jaya (Krueng Sabee, Jaya, Panga), serta Aceh Tamiang (Tamiang Hulu, Tenggulun).
Prakiraan cuaca menunjukkan wilayah terdampak akan meluas. Hujan lebat berpotensi terjadi di sebagian besar kecamatan di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, serta Kota Banda Aceh dan Kota Subulussalam.
Murthalamuddin mengingatkan, kondisi cuaca ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. "Kondisi ini berpotensi memicu banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, khususnya di daerah perbukitan, dan aliran sungai," katanya.
.jpg)
Posko Penanganan Bencana Aceh mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Hindari aktivitas di kawasan rawan longsor, perhatikan kondisi sungai, dan segera melapor ke aparat setempat jika terjadi keadaan darurat," jelas Murthalamuddin.
Imbauan serupa juga disampaikan untuk masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai agar siaga terhadap kemungkinan banjir atau banjir bandang akibat peningkatan curah hujan di hulu.