Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Dua Bulan

Gunung Merbabu. Dokumentasi/OSC Medcom

Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup Dua Bulan

Triawati Prihatsari • 31 December 2025 18:25

Boyolali: Jalur pendakian Gunung Merbabu akan ditutup total selama dua bulan ke depan. Kebijakan ini diambil karena cuaca ekstrem yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.

"Betul (pendakian ditutup)karena cuaca ekstrim hampir terjadi di beberapa kabupaten/kota. Sesuai informasi dari Stasiun Klimatologi Ahmad Yani Semarang," ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Anggit Haryoso, Rabu, 31 Desember 2025.

Menurut Anggit, insiden tewasnya seorang pendaki akibat tersambar petir di jalur Suwanting menjadi salah satu pertimbangan penutupan pendakian.

Jalur pendakian Gunung Merbabu yang tampak curam terbuka hingga berbahaya saat kondisi cuaca buruk.(MI/Akhmad Safuan)

Penutupan pendakian diberlakukan mulai 1 Januari 2026 hingga 28 Februari 2026 dan berlaku untuk seluruh jalur pendakian yang ada.

"Termasuk jalur Cuntel di Kabupaten Semarang," imbuh Anggit.

Diketahui, jalur Cuntel baru kembali dibuka untuk pendakian umum sejak 23 Desember 2025. Saat ini terdapat lima jalur resmi pendakian Gunung Merbabu, yaitu melalui Selo di Kabupaten Boyolali; Suwanting dan Wekas di Kabupaten Magelang; serta Tekelan dan Cuntel di Kabupaten Semarang.

Terkait kebijakan ini, pihak BTNGMb telah menerbitkan Surat Pengumuman Nomor: PG.18/T.35/TU/HMS.1.8/B/12/2025 tentang Pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu.

"Penutupan jalur pendakian ini dalam rangka menjaga keselamatan pengunjung. Serta mempertimbangkan kondisi alam terkini," tegas Anggit.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)