Petugas menutup perlintasan sebidang liar di jalur kereta api antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang, DKI Jakarta. Foto: Antara.
KAI Jakarta Tutup Perlintasan Liar Jalur Tebet-Cawang
Anggi Tondi Martaon • 14 May 2026 16:55
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menutup perlintasan sebidang liar di jalur antara Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang. Penutupan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan warga sekitar.
"Sebenarnya kita sudah punya program setiap tahun ada penutupan perlintasan liar karena dari pengalaman setiap hari nih hampir ada tabrakan, bukan tabrakan ya orang-orang nabrak kereta," kata Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady, dikutip dari Antara, Kamis, 14 Mei 2026.
Deddy mengatakan penutupan perlintasan liar tersebut merupakan program rutin yang dilakukan setiap tahun untuk mengurangi kecelakaan di jalur rel. Ia menegaskan kecelakaan di perlintasan sebidang umumnya terjadi karena pengguna jalan yang menerobos jalur rel.
"Karena ini juga perlu informasikan ke media, di internal kita kalau ada motor ditabrak kereta, itu adalah kebalikannya orang yang nabrak kereta karena kereta gak bisa menghindar gitu ya," ungkap Deddy.
"Di KAI itu tidak ada solusi, solusi hanya nutup aja untuk keamanan kereta api. Sedangkan solusi untuk fasilitas warga itu adalah kewenangan yang lain, seperti di Dishub dan pemda tapi kita selalu koordinasi kita akan nutup ini, tolong diinformasi diberikan fasilitas alternatif untuk penutupan ini," sebut Deddy.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Samtopri mendukung program penutupan perlintasan liar tersebut karena dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
"Ini kan minggu yang lalu sudah diinfokan ke kami. Saya rasa program ini bagus ya baik. Karena saya lihat perlintasan yang ini terlalu rapat," kata Samtopri.

Ilustrasi perlintasan sebidang kereta api. Foto: Antara.
Ia mengatakan terdapat lima titik perlintasan yang biasa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor. "Ada kurang lebih 5 titik itu perlintasannya dilintasi oleh pejalan kaki dan sepeda motor," ungkap Samtopri.
Oleh karena itu, dia mengajak warga mendukung penertiban perlintasan liar demi keselamatan bersama.
"Jadi kita sampaikan kepada masyarakat, bahwasanya program ini adalah untuk kebaikan kita semua. Nanti setelah program ini berjalan, mari kita dukung, mari kita bantu terutama PT KAI dalam menertibkan lintasan-lintasan pejalan kaki dan sepeda motor yang ada di Kebon Baru ini," ujar Samtopri.
KAI resmi melakukan penutupan perlintasan liar jalur Cawang-Tebet kawasan RT 01 dan RT 03 yang jaraknya sekira 50 meter.