13 Dapur Umum di Aceh Tamiang Layani 159 Ribu Pengungsi Bencana

Dapur umum di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa

13 Dapur Umum di Aceh Tamiang Layani 159 Ribu Pengungsi Bencana

Fajri Fatmawati • 8 January 2026 19:21

Aceh Tamiang: Sebanyak 13 dapur umum beroperasi di Kabupaten Aceh Tamiang untuk memenuhi kebutuhan pangan puluhan ribu pengungsi akibat banjir dan tanah longsor. Hingga 7 Januari 2026, layanan dapur umum ini telah menjangkau 159.684 jiwa.

“Saat ini terdapat 13 titik dapur umum di Aceh Tamiang yang masih aktif beroperasi. Seluruhnya melayani kebutuhan pangan pengungsi yang tersebar di berbagai kecamatan,” kata Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, Kamis, 8 Januari 2026.

Murthalamuddin mengatakan dapur umum menjadi salah satu layanan utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi. Layanan terbagi dalam dua pola utama. Pertama, terpusat di wilayah Karang Baru sebagai pusat kabupaten. 
 


Titik terbesar berada di Tribun Kantor Bupati dengan kapasitas 2.800 jiwa yang dikelola kolaborasi Bekangdam IM dan Dinas Sosial. Selain itu, sejumlah dapur mandiri juga beroperasi di lokasi seperti Kampung Bundar, Islamic Center, GOR Aceh Tamiang, dan Simpang 4.

Pola kedua adalah layanan yang dipusatkan di kantor camat di tingkat kecamatan. Sebagian besar pengungsi dilayani melalui pola ini. Kantor Camat Rantau menjadi lokasi dengan jumlah terbanyak, melayani 38.229 jiwa, disusul Kantor Camat Manyak Payed (35.497 jiwa), dan Kejuruan Muda (26.867 jiwa).


Dapur umum di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa


Kecamatan lain yang juga menjadi titik layanan pengungsian dan dapur umum antara lain Kota Kualasimpang (18.263 jiwa), Bendahara (16.669 jiwa), Bandar Pusaka (9.462 jiwa), Sekerak (8.116 jiwa), Tamiang Hulu (2.090 jiwa), dan Tenggulun (1.001 jiwa).

"Kami kolaborasikan antara pemerintah daerah, TNI, dinas terkait, relawan, dan organisasi masyarakat sipil. Prinsipnya, memastikan warga terdampak memperoleh makanan layak selama masa tanggap darurat," jelas Murthalamuddin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)