Generasi muda/Ilustrasi/Istimewa
Remaja Jakarta Rentan Diabetes, Ini Sebabnya
Ficky Ramadhan • 30 July 2025 14:23
Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat saat ini banyak warga berusia muda di Jakarta, terancam mengidap diabetes. Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Lies Dwi Oktavia mengatakan diabetes mengintai anak-anak dan remaja.
"Untuk diabetes melitus, juga penyakit tidak menular lainnya, itu memang menjadi ancaman di kota besar, termasuk Jakarta. Kenapa? Karena kalau kita lihat aktivitas sehari-hari kita, bahkan mulai dari remaja itu banyak yang sudah kurang jalan, kurang olahraga," kata Lies, dikutip Rabu, 30 Juli 2025.
Ia menambahkan, kebiasaan duduk dalam waktu yang lama karena penggunaan gadget atau komputer turut memperburuk kondisi kesehatan tersebut. Kemudian, banyaknya aktivitas di depan komputer.
| Baca: Pola Hidup Tak Sehat Jadi 'Bom Waktu' Kesehatan |
"Kemudian kebanyakan aktivitas sehari-harinya duduk karena di depan komputer atau menggunakan gadget yang terlalu lama, akibatnya ini memicu risiko penyakit tidak menular," ujarnya.
Lies menjelaskan bahwa gaya hidup sedentari atau kurang bergerak dapat menjadi lebih berbahaya jika dibarengi dengan konsumsi makanan yang tidak sehat.
"Jika ditambah konsumsi makanan yang tinggi gula, tinggi garam, tinggi lemak, maka risiko seperti diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung, kanker, gagal ginjal akan meningkat bahkan mulai dari usia muda," tuturnya.
Oleh sebab itu, Dinkes DKI meluncurkan program edukasi hidup sehat bernama Jakstar untuk para siswa SMA. Program ini berbentuk edukasi dengan menghadirkan sistem poin sebagai insentif agar remaja termotivasi untuk menerapkan hidup sehat.
Selain itu, Dinkes DKI akan menyediakan cek kesehatan gratis di sekolah maupun puskesmas. Cek kesehatan gratis bagi siapapun yang ingin memeriksa kesehatannya sejak dini.
"Tentu kita harus mempraktikan pola hidup sehat sejak dini. cek kesehatan secara rutin juga harus dilakukan, kemudian tidak merokok, kemudian rajin aktivitas fisik, serta harus seimbang dalam konsumsi makanan dan minuman, lebih baik pilih yang rendah gula, garam, dan lemak," ucapnya.