Libur Sekolah, KAI Daop 6 Imbau Anak-anak Tak Bermain di Sekitar Rel

Petugas menjaga palang pintu di kawasan Daop 6 Yogyakarta. ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta

Libur Sekolah, KAI Daop 6 Imbau Anak-anak Tak Bermain di Sekitar Rel

Silvana Febiari • 26 June 2026 07:41

Yogyakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk tidak bermain di sekitar jalur rel kereta api selama masa libur sekolah. Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas lain di area tersebut karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan imbauan ini disampaikan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api yang intensitasnya meningkat selama periode liburan Juni-Juli 2026.

"Jalur rel bukan tempat untuk bermain maupun beraktivitas karena sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar jalur rel," kata Feni, dilansir dari Antara, Jumat, 26 Juni 2026. 
 


Selain melarang aktivitas di sekitar jalur rel, KAI juga menyoroti maraknya aksi vandalisme yang dapat membahayakan perjalanan kereta api. Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan seperti melempar batu ke arah kereta, mencoret fasilitas, maupun aksi lain yang dapat mengganggu operasional.

Selama masa libur sekolah, KAI Daop 6 telah mengoperasikan sejumlah kereta api tambahan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat. Penambahan frekuensi perjalanan tersebut di antaranya KA Batavia relasi Solo Balapan – Gambir (7005), KA Tambahan Yogyakarta – Gambir (7007C dan 7009C), serta KA Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng (88B).

"Dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," ungkapnya.


Ilustrasi KA jarak jauh. Dokumentasi/ Istimewa


Feni mengajak masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan jalur kereta api. Masyarakat diminta segera melapor kepada petugas terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi membahayakan di sekitar area operasional kereta.

"Kami berkomitmen memastikan kelancaran perjalanan pelanggan melalui kesiapan sarana, prasarana, serta penguatan aspek keselamatan dan keamanan. Dukungan masyarakat sangat krusial agar perjalanan kereta api senantiasa selamat, aman, dan nyaman," tutup Feni.

(Silvana Febiari)