Aktivitas Kegempaan Gunung Awu Meningkat

Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe. ANTARA/HO-Badan Geologi/pri.

Aktivitas Kegempaan Gunung Awu Meningkat

Whisnu Mardiansyah • 5 May 2026 16:15

Sangihe: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan atas meningkatnya aktivitas kegempaan Gunung Awu yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan peningkatan tersebut teramati dari hasil pemantauan aktivitas kegempaan gunung api, terutama pada gempa vulkanik dangkal dalam beberapa waktu terakhir.

Badan Geologi melaporkan, setidaknya sampai dengan 4 Mei 2026, jumlah gempa vulkanik dangkal tercatat mencapai 74 kejadian. Sementara itu, pada periode 00.00-12.00 Wita 5 Mei 2026, terekam 15 gempa vulkanik dangkal, dua gempa vulkanik dalam, dan 23 gempa tektonik jauh.

"Peningkatan kegempaan ini perlu diwaspadai mengingat potensi bahaya Gunung Awu yang dapat berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik," kata Lana dalam laporan yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa, 5 Mei 2026, 

Lana menjelaskan bahwa aktivitas Gunung Awu saat ini masih berada pada Level II atau status Waspada, yang telah ditetapkan sejak 2 Februari 2025.
 


Selain aktivitas kegempaan, pengamatan visual oleh tim ahli vulkanologi menunjukkan adanya hembusan asap kawah berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian sekitar 20 hingga 200 meter di atas kubah lava.

Menurut Lana, peningkatan aktivitas tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh dinamika internal gunung api, tetapi juga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas gempa tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara sejak April 2026.

Berdasarkan kondisi tersebut, Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah Gunung Awu.

Masyarakat juga diminta tetap tenang, mematuhi rekomendasi resmi, serta tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait aktivitas gunung api tersebut.

"Badan Geologi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan aktivitas Gunung Awu," ujar Lana.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)