Faktor Ketahanan Energi, Publik Puas dengan Kepemimpinan Presiden Prabowo

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup. Istimewa

Faktor Ketahanan Energi, Publik Puas dengan Kepemimpinan Presiden Prabowo

Deny Irwanto • 10 May 2026 20:40

Jakarta: Hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NSI) menempatkan peta elektabilitas partai politik dalam dinamika yang dipengaruhi langsung oleh tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan.

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tercatat memimpin dengan elektabilitas sebesar 27,25 persen. Disusul Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 15,67 persen dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan 15,17 persen.

Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup, menyampaikan tingginya elektabilitas tersebut tidak bisa dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kinerja keduanya dinilai sangat memuaskan oleh mayoritas responden.

"Dalam temuan survei, sebanyak 80,17 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Sementara itu, 7,33 persen menyatakan tidak puas dan 12,50 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab," kata Deni dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 10 Mei 2026.

Angka ini menunjukkan kuatnya legitimasi politik pemerintah yang turut berdampak pada preferensi elektoral masyarakat. Lebih jauh, dominasi Gerindra juga terlihat konsisten dalam indikator kesukaan, kinerja, dan popularitas partai politik yang sama-sama berada di kisaran 27 persen. Kondisi ini memperlihatkan adanya korelasi kuat antara kinerja pemerintah dengan pilihan politik masyarakat.
 


Menariknya, faktor ketahanan energi menjadi variabel paling dominan dalam membentuk kepuasan publik dengan persentase 19,17 persen. Capaian ini menempatkan sektor energi sebagai fondasi utama kepercayaan publik terhadap pemerintah, sekaligus memperkuat efek elektoral terhadap partai pendukung utama pemerintahan.

Faktor lain yang turut memengaruhi kepuasan publik meliputi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 18,33 persen, kepemimpinan Presiden Prabowo 17,92 persen, penegakan hukum 16,67 persen, ketahanan pangan 15,42 persen, dan pendidikan dan sekolah rakyat 12,50 persen.

Survei ini dilaksanakan pada 13-22 April 2026. Metode yang digunakan adalah multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi dan 518 kabupaten atau kota.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. Antara.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar plus-minus 2,9 persen. Komposisi responden terdiri dari 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.

Menurut Deni Yusup, hasil survei ini menegaskan isu strategis seperti ketahanan energi tidak hanya berdampak pada stabilitas nasional. Isu tersebut juga memiliki implikasi langsung terhadap peta elektabilitas partai politik di Indonesia. Ia menilai konsistensi kebijakan pemerintah akan menjadi faktor penting dalam menjaga tren elektoral tersebut ke depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)