Seorang pengunjung memanfaatkan fasilitas air minum gratis di kawasan Malioboro. Dokumentasi/Pemkot Yogyakarta
Malioboro Kini Punya Lima Fasilitas Air Siap Minum Gratis
Ahmad Mustaqim • 14 January 2026 14:30
Yogyakarta: Pemerintah Kota Yogyakarta memasang fasilitas air siap minum gratis di kawasan Malioboro. Terdapat lima titik strategis yang bisa diakses sepanjang kawasan tersebut.
"Lima lokasi air siap minum ini berada di depan Hotel Grand Ina Malioboro, depan Jogja Library Center, depan pintu barat Kepatihan, depan Gedung Agung, serta di depan Benteng Vredeburg," kata Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Dani Darmawan, Rabu, 14 Januari 2026.
Dani menyampaikan bahwa fasilitas tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan wisata, tetapi juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan dan mengurangi sampah plastik. Lima titik air siap minum itu sangat mudah diakses oleh wisatawan.
Menurut Dani, fasilitas air siap minum ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Malioboro. Pengunjung dapat langsung meminum airnya atau mengisi ulang botol minum pribadi, sehingga lebih praktis dan hemat.
Ia menegaskan air siap minum yang disediakan telah melalui proses pengolahan yang aman dan memenuhi standar kesehatan. Dalam setiap fasilitas, telah dilengkapi dengan sistem penyaringan berlapis serta teknologi sinar ultraviolet (UV) yang berfungsi untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya.
"Air siap minum ini aman untuk dikonsumsi. Sistem penyaringan dan UV yang digunakan telah sesuai dengan ketentuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, sehingga kualitas airnya terjamin dan layak konsumsi," ujarnya.
Selain menjamin kualitas air, Dani juga menyebut bahwa fasilitas tersebut rutin dirawat dan dicek. Ia menjelaskan, pemeriksaan kondisi alat dan kualitas air dilakukan dua kali dalam seminggu untuk memastikan fasilitas selalu dalam kondisi optimal.
"Perawatan kami lakukan secara rutin, minimal seminggu dua kali. Ini penting agar kualitas air tetap terjaga dan alat berfungsi dengan baik," ungkap Dani.
Ia mengimbau seluruh pengunjung dan masyarakat turut menjaga dan merawat fasilitas air siap minum tersebut. Pasalnya, keberlangsungan fasilitas publik sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan penggunaan yang bijak.
"Kami berharap pengunjung tidak hanya menikmati fasilitas ini, tetapi juga ikut merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas dan fasilitasnya bisa awet dalam jangka panjang," ujarnya.
.jpg)
Papan Jalan Malioboro Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni mengungkapkan fasilitas itu memiliki dampak positif tidak hanya dari sisi kenyamanan wisata, tetapi juga dari aspek lingkungan. Dengan adanya air siap minum gratis, diharapkan penggunaan botol plastik sekali pakai dapat ditekan.
Menurutnya, upaya pengurangan sampah plastik di kawasan Malioboro menjadi sangat penting mengingat tingginya jumlah kunjungan wisatawan setiap harinya. Kebiasaan kecil seperti membawa tumbler dinilai dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan dan kelestarian kawasan.
"Selain memanfaatkan, kami juga mengajak pengunjung untuk ikut merawat fasilitas ini demi kenyamanan bersama," kata Fitria.
Zaki, pengunjung asal Surabaya, mengatakan fasilitas air siap minum membuat pengalaman wisata di Malioboro terasa lebih ramah, terutama bagi wisatawan luar daerah. Selain menambah titik air, menjaga fasilitas ini tetap baik akan menjadi tantangan tersendiri.
"Saya baru tahu Malioboro sekarang punya air minum gratis. Airnya aman dan fasilitasnya bersih. Semoga ke depan titiknya bisa ditambah lagi," ujar Zaki.