Petugas haji Embarkasi Makassar memasangkan nomor urut kursi penumpang untuk di pesawat sebelum bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, Kamis, 23 April 2026. ANTARA/Muh Hasanuddin
Calon Haji Asal Bone Tertunda Berangkat ke Tanah Suci Akibat Masalah Kesehatan
Silvana Febiari • 23 April 2026 16:25
Makassar: Satu calon haji asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menunda keberangkatannya ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan. Kondisi tersebut dialami sesaat sebelum jadwal pemberangkatan.
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Asa Afif Bahri mengatakan rombongan calon jemaah haji asal Kabupaten Bone yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 sudah bertolak ke Arab Saudi sejak Pukul 10.35 WITA.
"Calon haji yang diberangkatkan tiap kloter itu 393 orang dalam pesawat. Semua sudah ada di dalam termasuk petugas haji dan kloter, namun di kloter 3 ini ada satu calon haji tertunda berangkat, sehingga total hanya 392 orang saja," ujar Afif, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026.
Afif mengatakan, tertundanya pemberangkatan itu karena jemaah mengalami gangguan kesehatan saat pemeriksaan oleh tim kesehatan. Ia pun langsung dirujuk ke rumah sakit.
Calon haji yang tertunda keberangkatannya yakni Muh Alfi Usman Tanjeng (24). Meski demikian, pihak PPIH Embarkasi Makassar tetap memantau kondisi kesehatannya dan memastikan pemberangkatannya jika memang sudah laik terbang.
"Kondisi kesehatannya terus dipantau dan ada tim dokter yang memeriksanya. Kalau sudah ada rekomendasi dari tim kesehatan dan dinyatakan laik terbang, pasti akan diterbangkan ke Tanah Suci. Nanti akan menyusul rombongan," ungkapnya.

Prosesi pelepasan JCH kloter 3 di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar. Foto: Antara
Pada prosesi pelepasan JCH kloter 3 di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar, Afif berpesan agar jemaah meluruskan niat menunaikan ibadah haji. Ia juga mengingatkan jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan mengingat pelaksanaan ibadah haji butuh kekuatan fisik dan mental.
"Luruskan niat untuk menyempurnakan rukun Islamnya. Tolong jaga kesehatan mengingat ibadah ini butuh kekuatan mental dan fisik," ucapnya.