Polrestabes Surabaya Siapkan Rekayasa Lalin di 22 Titik Jelang May Day

Waka Polrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto (tengah) bersama jajaran memantau kondisi Jalan Tegalsari, Surabaya, Jumat (24/4/2016). ANTARA/HO-Humas Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Siapkan Rekayasa Lalin di 22 Titik Jelang May Day

Whisnu Mardiansyah • 24 April 2026 17:22

Surabaya: Polrestabes Surabaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas pada 22 titik ruas jalan strategis menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengamankan penyampaian aspirasi.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto, menyatakan pada 22 titik itu akan dilakukan kanalisasi. Metode tersebut merupakan pengaturan arus lalu lintas dengan membagi jalur kendaraan secara terstruktur di titik krusial seperti persimpangan padat dan lokasi putar balik.

"Jarak antar titik pengamanan telah dihitung secara presisi, berkisar antara puluhan meter hingga lebih dari satu kilometer. Hal ini untuk memastikan distribusi personel merata serta respons cepat terhadap potensi kepadatan maupun gangguan lalu lintas," kata Rosyid di Surabaya, Jawa Timur seperti dilansir Antara, Jumat, 24 April 2026.
 


Kawasan Fokus Pengamanan

Rosyid menyebut sejumlah kawasan yang menjadi fokus pengamanan antara lain Jalan Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari. Kawasan tersebut dikenal memiliki volume kendaraan tinggi.

Menurut dia, pengamanan tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas, tetapi juga unsur samapta dan reserse kriminal. Pengamanan juga didukung instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

"Jumlah personel di setiap titik disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan arus. Beberapa lokasi strategis diperkuat hingga puluhan personel untuk memastikan pengendalian situasi tetap optimal," ujarnya.


Demonstrasi. Foto: Ilustrasi Medcom.id

Selain pengaturan lalu lintas, kata dia, titik-titik yang berdekatan dengan pusat aktivitas massa menjadi perhatian khusus. Lokasi seperti Bundaran Waru, Wonokromo, dan jalur menuju pusat kota diprediksi menjadi konsentrasi pergerakan massa.

Melalui pola kanalisasi tersebut, pihaknya dapat mengarahkan arus kendaraan agar tidak bersinggungan dengan jalur mobilisasi peserta aksi. Metode ini juga memungkinkan pengalihan arus secara fleksibel jika terjadi eskalasi situasi.

Lebih lanjut, Rosyid menegaskan pengamanan May Day 2026 mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan humanis. Masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

"Dengan strategi tersebut, peringatan Hari Buruh diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di Kota Surabaya," kata AKBP Rosyid.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)