Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva. (EFE)
Lula Tuding Trump Ingin Bentuk PBB Baru Lewat Board of Peace
Willy Haryono • 24 January 2026 13:10
Brasilia: Presiden Brasil Luiz Inacio “Lula” da Silva menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupaya membentuk “PBB baru," menyusul peluncuran inisiatif terbaru Trump bernama Board of Peace di Swiss.
Dalam pidato pada Jumat, Lula menilai Trump tidak berupaya memperbaiki Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melainkan ingin membangun lembaga internasional baru di bawah kendalinya sendiri.
“Alih-alih memperbaiki PBB, apa yang terjadi? Presiden Trump justru mengusulkan membentuk PBB baru, di mana hanya dia yang menjadi pemiliknya,” kata Lula dalam pidatonya di negara bagian Rio Grande do Sul.
Dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, 24 Januari 2026, ia juga menyindir bahwa Trump “ingin mengatur dunia lewat Twitter”, seraya menegaskan pentingnya multilateralisme dan memperingatkan bahwa piagam PBB kini “sedang dicabik-cabik”.
Pernyataan Lula disampaikan sehari setelah ia melakukan percakapan telepon dengan Presiden China Xi Jinping, yang mendorong Brasil untuk menjaga peran sentral PBB dalam urusan internasional. Kritik Lula juga muncul di tengah keputusan Gedung Putih menarik Amerika Serikat dari puluhan badan PBB, serta peluncuran Board of Peace oleh Trump dalam forum World Economic Forum di Davos.
Dewan tersebut mencantumkan sejumlah tokoh dunia sebagai anggota, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, sementara rancangan piagamnya menetapkan kontribusi hingga 1 miliar dolar AS bagi negara yang ingin tetap menjadi anggota lebih dari tiga tahun.
Baca juga: Hubungan Brasil–AS Menghangat, Lula Apresiasi Pencabutan Tarif oleh Trump