Jepang Bertekad Lebih Proaktif Wujudkan Solusi Dua Negara Palestina-Israel

Menlu Jepang Toshimitsu Motegi. (Anadolu Agency)

Jepang Bertekad Lebih Proaktif Wujudkan Solusi Dua Negara Palestina-Israel

Willy Haryono • 10 January 2026 18:02

Tokyo: Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyatakan niatnya untuk “memainkan peran proaktif” di Timur Tengah menjelang kunjungannya ke kawasan tersebut, termasuk ke Tepi Barat yang diduduki Israel.

Motegi dijadwalkan mengunjungi Israel, Palestina, Qatar, Filipina, dan India dalam perjalanan selama sembilan hari, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.

“Saya berencana mengunjungi kawasan-kawasan ini di saat tatanan internasional terguncang hebat, untuk menegakkan dan memperkuat tatanan internasional yang bebas, terbuka, dan berbasis aturan,” kata Motegi dalam konferensi pers di Tokyo pada Jumat kemarin.

Dilansir dari Antara, Sabtu, 10 Januari 2026, ia menambahkan bahwa kerja sama dengan negara-negara yang sepemikiran serta penguatan hubungan dengan negara-negara berkembang atau Global South menjadi semakin penting dalam situasi global saat ini. Menurut Motegi, kawasan Timur Tengah memiliki arti yang “sangat krusial bagi stabilitas komunitas internasional."

Di Israel, Motegi dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar serta mengunjungi Pusat Koordinasi Sipil-Militer yang dipimpin Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, Motegi dan Sa’ar akan membahas situasi Timur Tengah serta upaya internasional untuk rekonstruksi Gaza.

Sementara di Tepi Barat, Motegi akan bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Mohammad Mustafa untuk membahas “perwujudan” solusi dua negara.

Permukiman di Tepi Barat

Bulan lalu, Jepang mengecam Israel atas pembangunan permukiman baru di Tepi Barat dan menegaskan bahwa aktivitas tersebut melanggar hukum internasional serta merusak upaya terwujudnya solusi dua negara. Jepang juga menjatuhkan sanksi terhadap empat pemukim yang terlibat dalam aksi kekerasan.

“Untuk memperbaiki situasi di Palestina dan Israel, harus ada pelaksanaan yang konsisten dari rencana komprehensif, dan Jepang berniat memainkan peran proaktif untuk meredakan ketegangan serta membangun perdamaian di kawasan ini,” kata Motegi.

Ia menekankan bahwa untuk menghilangkan ketidakpercayaan timbal balik yang telah berlangsung lama, baik Israel maupun Palestina perlu mengambil langkah-langkah konkret yang berorientasi ke depan.

Motegi menyatakan tujuan utama kunjungannya adalah menyampaikan pandangan Jepang kepada Israel dan Palestina mengenai langkah-langkah konkret serta menjelaskan posisi Jepang.

Dalam agenda berikutnya, Motegi akan berkunjung ke Qatar dan bertemu Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, yang juga menjabat sebagai menteri luar negeri, untuk menggelar dialog strategis guna memperkuat hubungan bilateral.

Setelah itu, Motegi dijadwalkan melanjutkan kunjungan kenegaraan ke India dan Filipina.

Baca juga:  PBB Sebut 12.000 Anak-Anak Palestina Terusir akibat Operasi Militer Israel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)