Paus Leo XIV saat berada di Vatikan. Foto: Anadolu Agency.
Kritik Trump Terhadap Paus Leo XIV Disebut Keliru
Fachri Audhia Hafiez • 13 April 2026 22:59
Jakarta: Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Paus Leo XIV lemah dalam menangani kriminalitas dan buruk dalam kebijakan luar negeri. Gusma menilai pernyataan tersebut hanyalah penyederhanaan masalah yang tidak tepat dan gagal memahami esensi kepemimpinan Vatikan.
“Paus Leo XIV justru menunjukkan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan dunia modern. Dalam menghadapi kriminalitas, beliau tidak memilih pendekatan instan berupa hukuman semata, melainkan menyoroti akar persoalan seperti ketimpangan sosial, kemiskinan, dan budaya kekerasan. Ini adalah pendekatan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada solusi jangka panjang,” ujar Stefanus dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
Gusma menegaskan bahwa kritik Trump terhadap kebijakan luar negeri Paus Leo XIV sangat tidak berdasar. Menurutnya, standar penilaian Trump yang cenderung mengedepankan konfrontasi fisik atau militer tidak bisa digunakan untuk mengukur diplomasi Vatikan yang mengedepankan perdamaian.
“Menilai kebijakan luar negeri Paus dengan standar kekuatan militer adalah keliru. Paus Leo XIV melanjutkan tradisi diplomasi damai dengan menyerukan deeskalasi konflik dan perlindungan kemanusiaan. Dalam banyak kasus, pendekatan ini justru menjadi jalan keluar ketika kekuatan senjata gagal menyelesaikan konflik,” tegas Gusma.
Lebih lanjut, Gusma melihat adanya benturan paradigma antara Trump yang mengandalkan dominasi, dengan Paus Leo XIV yang memprioritaskan martabat manusia. Bagi Pemuda Katolik, langkah yang diambil Paus justru merupakan bentuk kekuatan moral yang krusial bagi stabilitas dunia saat ini.
“Dalam konteks global saat ini, pendekatan yang diambil Paus Leo XIV bukanlah kelemahan, melainkan bentuk kekuatan moral yang sangat dibutuhkan dunia,” tambahnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma. Foto: Dok. Istimewa.
Sebagai organisasi kepemudaan Katolik, PP Pemuda Katolik menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Paus Leo XIV. Gusma menekankan bahwa kritik Trump tersebut lebih bersifat preferensi politik pribadi dan mengesampingkan peran objektif Paus sebagai pemimpin global yang memperjuangkan keadilan sosial.