Masjid Istiqlal Sediakan Kantong Parkir bagi Jemaah Salat Iduladha

Masjid Istiqlal. Foto: MI.

Masjid Istiqlal Sediakan Kantong Parkir bagi Jemaah Salat Iduladha

Muhammad Iqbal Sidiq • 27 May 2026 07:20

Jakarta: Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) memetakan rekayasa akses masuk menjelang pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh Rabu, 27 Mei 2026. Demi menjaga ketertiban dan kenyamanan arus jamaah pihak panitia memberlakukan pemisahan jalur masuk berdasarkan moda transportasi.  

"Bagi jamaah umum yang berjalan kaki, masuk melalui gerbang Al-Fattah (Seberang Gereja Katedral Jakarta), As-Salam 1 dan As-Salam 2 (Seberang Halte Juanda)," tulis keterangan resmi Tim Humas dan Media Badan Pengelola Masjid Istiqlal.

Sementara itu, rekayasa diterapkan bagi masyarakat yang datang menggunakan kendaraan pribadi. Pihak Istiqlal mengarahkan para pengendara untuk mengakses jalur khusus guna menghindari penumpukan di gerbang utama.  

"Bagi jamaah umum yang membawa kendaraan pribadi, masuk melalui gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin (seberang SMPN 4 Jakarta) untuk memarkirkan kendaraannya di Basement Masjid Istiqlal," jelas pihak panitia dalam rilis.

Untuk mengantisipasi keterbatasan ruang parkir di dalam area masjid, pihak BPMI juga telah bersinergi dengan sejumlah instansi sekitar guna menyediakan kantong parkir tambahan. Total terdapat tujuh lokasi parkir yang disiapkan.

Berikut rincian kapasitas 7 kantong parkir shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal:
  • Area Parkir Basement Istiqlal B1 dan B2: Kapasitas menampung 600 mobil.
  • Area Parkir Pertamina: Kapasitas menampung 400 mobil.
  • Area Parkir Lapangan Banteng: Kapasitas menampung 200 mobil.
  • Area Parkir Kantor Pos: Kapasitas menampung 200 mobil.
  • Area Parkir Kementerian Agama: Kapasitas menampung 150 hingga 200 mobil.
  • Area Parkir Belakang Gedung TNI AD: Kapasitas menampung 100 mobil.
  • Area Parkir Gereja Katedral: Khusus menampung 200 sepeda motor.  
Selain itu, gerbang dan seluruh pintu masuk Masjid Istiqlal sudah mulai dibuka sejak pukul 03.30 WIB dini hari. Jamaah diimbau untuk datang lebih awal, membawa alat ibadah pribadi, serta tidak membawa barang terlarang.

(Anggi Tondi)