Dihantam Cuaca Buruk, Longboat Tenggelam di Tanimbar, 1 Tewas

Ilustrasi kapal tenggelam. (Medcom.id)

Dihantam Cuaca Buruk, Longboat Tenggelam di Tanimbar, 1 Tewas

Lukman Diah Sari • 9 July 2026 08:56

Ambon: Sebuah perahu panjang atau longboat berpenumpang 14 orang di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, dilaporkan tenggelam saat terjadi cuaca buruk secara mendadak. Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia diketahui bernama Thomas Kadung, 42 tahun, sementara 13 penumpang lainnya selamat dalam musibah itu," kata Koordinator Pos SAR Saumlaki Wahyunan Samal dalam rilis yang diterima di Ambon, melansir Antara, Kamis, 9 Juli 2026.


Anggota Tim SAR Gabungan menyerahkan korban Thomas Kadung ke pihak keluarga. ANTARA/HO-Basarnas Ambon

Longboat berpenumpang 14 orang ini dalam perjalanan dari Desa Kamatubun di Pulau Sera menuju Pulau Selu, Kepulauan Tanimbar. Dalam laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Tanimbar kepada Pos SAR Saumlaki, pada 8 Juli sekitar pukul 11.10 WIT longboat tersebut bertolak dari Pulau Sera pada Selasa, 7 Juli, sekitar pukul 08.30 WIT.

Awalnya perjalanan normal dan lancar tanpa hambatan. Namun, cuaca tiba-tiba buruk di pertengahan jalan. Longboat akhirnya tenggelam.

Dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat, sekitar pukul 11.30 WIT, Tim Rescue Pos SAR Saumlaki beserta Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 7°36'51.43"S - 130°59'3.38"E, jarak ± 42,3 NM, dengan heading 321° arah Barat Laut dari Pelabuhan Saumlaki.

"Sekitar pukul 13.20 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kecelakaan dan mulai melakukan pencarian korban. Walaupun di tengah cuaca perairan yang buruk upaya pencarian korban tidak berhenti dan terus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan," ujarnya.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 17.49 WIT. Korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan hutan bakau Dusun Tatun Angbabal, Pulau Selu. Titik penemuan berjarak kurang lebih 4,6 mil laut (NM) dari lokasi awal tenggelamnya perahu.

Jenazah korban kemudian dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Pulau Sera untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga.

(Lukman Diah Sari)