Sekolah Dekat Merapi, MPLS SMPN 2 Pakem Bekali Siswa Mitigasi Bencana Lewat Permainan

Pemberian materi mitigasi bencana di SMP N2 Pakem Kabupaten Sleman. Dokumentasi/BPPTKG

Sekolah Dekat Merapi, MPLS SMPN 2 Pakem Bekali Siswa Mitigasi Bencana Lewat Permainan

Ahmad Mustaqim • 13 July 2026 20:00

Sleman: Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Pakem Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tak sekadar diisi kegiatan akademik. Lokasi sekolah yang berada di kawasan rawan, membuat panitia mengisi MPLS dengan mitigasi bencana. 

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dilibatkan dalam mengisi materi pada hari pertama masuk bagi siswa baru. Lokasi SMP tersebut di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Merapi. 

Staf Penyebaran Informasi Kebencanaan Geologi BPPTKG Noer Cholik mengatakan siswa baru di SMP tersebut berlatar belakang generasi alfa. Ia mengatakan materi yang diberikan dikemas menyesuaikan generasi tersebut. 

"Memang kemudian kami lebih banyak games di lapangan. Kegiatan interaktif seperti itu untuk anak-anak lebih menyenangkan dan lebih kena," kata Noer pada Senin, 13 Juli 2026. 

Berbagai materi perihal kerawanan dampak erupsi Gunung Merapi diberikan. Materi ini dimulai sistem monitoring dan peringatan dini erupsi, prosedur evakuasi darurat di lingkungan sekolah, hingga pengenalan titik kumpul aman dan jalur evakuasi. 

BPPTKG memberikan materi penting dalam evakuasi, termasuk dalam mengamankan barang-barang pribadi lebih dulu saat kondisi darurat atau muncul peringatan sebelum meninggalkan lokasi. Selain itu, juga ada materi kebencanaan seputar sirine, tas siaga, hingga jalur evakuasi. Wilayah-wilayah rawan terdampak Gunung Merapi juga diberikan kepada para siswa baru. 

"Harapannya ini jadi bekal ketika mereka bersekolah selama tiga tahun di SMP maupun saat pulang ke rumah," kata Noer.

Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer, Senin, 13 Juli 2026. (Metro TV/ Lorien Nurajay Oxa)

Kepala SMPN 2 Pakem, Rina Nurhayati mengungkapkan mitigasi bencana menjadi materi MPLS awal diberikan bagi peserta didik baru. Total, ada 128 siswa yang mengikuti MPLS tersebut. 

"Apalagi BPPTKG menyajikan programnya dengan games sehingga anak terkesan dengan metode ini," ucapnya. 

SMPN 2 Pakem berada pada jarak 12 kilometer dari Gunung Merapi. Menurutnya, materi mitigasi kebencanaan juga disesuaikan dengan pelajaran sekolah.

(Lukman Diah Sari)