Gebrakan Jaga Jakarta Bersih, 100 Ribu Personel Turun ke Jalan

Ribuan personel gabungan melakukan aksi kerja bakti massal di Cengkareng, Jakarta Barat. Foto: ANTARA/Risky Syukur.

Gebrakan Jaga Jakarta Bersih, 100 Ribu Personel Turun ke Jalan

Fachri Audhia Hafiez • 8 February 2026 12:16

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar aksi kerja bakti massal bertajuk "Jaga Jakarta Bersih" dengan mengerahkan 100 ribu personel gabungan pada Minggu pagi, 8 Februari 2026. Langkah besar ini diambil sebagai upaya memperkuat budaya gotong royong sekaligus memastikan kesiapan Ibu Kota menghadapi dampak musim pancaroba dan ancaman penyakit menular.

“Hari ini secara bersamaan, kita mengikuti kerja bakti, gotong royong melalui gerakan Jaga Jakarta Bersih," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat meninjau kerja bakti di Jalan Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Februari 2026.
 


Rano menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 2 Tahun 2026. Fokus utamanya adalah pembersihan semak-semak dan pengurasan saluran air guna menghilangkan titik genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).

"Makanya kenapa semak-semak kita perbaiki, sungai, air dan air-air yang tergenang, kita harus segera hilangkan," tegas Rano.

Dia mengingatkan warga bahwa tindakan pengasapan atau fogging bukan solusi utama dalam memberantas nyamuk. Menurutnya, metode 3M atau menguras, menutup, mendaur ulang, tetap menjadi cara paling efektif untuk memutus rantai perkembangbiakan jentik nyamuk.

"Karena yang namanya fogging itu juga belum tentu bisa mengurangi jentik-jentik. Jentik-jentik paling efektif kalau kita bersihkan lingkungan. Makanya dulu kita dengar 3M. Nah, inilah harus kita sampaikan kepada masyarakat," ujar Rano.


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Foto: Dok. Istimewa.

Dalam aksi ini, Pemprov DKI tidak hanya menerjunkan ASN, TNI-Polri, dan masyarakat, tetapi juga menyiagakan 60 unit alat berat serta 144 truk untuk menangani 66 lokasi prioritas. Kolaborasi juga dijalin dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang menyuplai ribuan peralatan seperti cangkul, sekop, hingga gerobak dorong.

Rano menekankan bahwa kebersihan Jakarta adalah tanggung jawab kolektif. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk konsisten menjaga lingkungan demi kenyamanan bersama.

"Memang tidak bisa dilakukan sendiri, harus kita dilakukan bersama-sama," kata Rano.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)