Kendalikan Populasi, 2.500 Kucing di Jakarta Selatan Bakal Disterilisasi

Sterilisasi kucing. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri/aa.

Kendalikan Populasi, 2.500 Kucing di Jakarta Selatan Bakal Disterilisasi

Fachri Audhia Hafiez • 5 February 2026 21:29

Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan memasang target tinggi untuk program sterilisasi kucing pada 2026. Sebanyak 2.500 ekor kucing ditargetkan menjalani sterilisasi guna mengendalikan laju populasi hewan penular rabies (HPR) di wilayah tersebut.

"Tahun lalu target kami sebanyak 2.300 ekor. Alhamdulillah, realisasinya melampaui target dengan total 2.569 ekor kucing berhasil disteril," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
 


Untuk mencapai sasaran 2.500 ekor tersebut, pihaknya menerapkan strategi kolaborasi lintas sektoral. Termasuk bekerja sama dengan seluruh pihak kecamatan di Jakarta Selatan.

"Salah satunya, melalui kolaborasi dengan pihak kecamatan, dengan target sterilisasi sebanyak 125 ekor kucing jantan di setiap kecamatan. Metode swakelola juga dilaksanakan di klinik dokter hewan yang ditunjuk oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk mensterilisasi sebanyak 500 ekor kucing betina," ucap Irawati.

Selain kolaborasi di kecamatan dan klinik, Sudin KPKP juga mengandalkan metode Trap-Neuter-Return (TNR). Metode ini difokuskan pada kucing liar di area publik yang sering menjadi sumber aduan masyarakat. Kucing akan ditangkap, disterilisasi, dan dilepaskan kembali ke habitat asalnya.

"Program ini menyasar sebanyak 750 ekor kucing, khususnya di lokasi yang banyak menerima aduan dari masyarakat," ujar Irawati.


Ilustrasi kucing. Foto: Dok. Freepik.com.

Langkah masif ini sejalan dengan komitmen Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta yang telah melakukan sterilisasi terhadap 13.500 HPR sepanjang tahun 2025. Program berkelanjutan ini menjadi kunci utama pemerintah dalam mempertahankan status Jakarta sebagai wilayah bebas rabies dan memastikan keseimbangan populasi hewan di lingkungan perkotaan.

"Harapan kami pada tahun ini dapat menjangkau lebih banyak kucing. Meskipun target selalu terlampaui, kami tidak cepat berpuas diri karena populasi kucing terus bertambah cepat," kata Irawati.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)