Ilustrasi logo halal. (Metrotvnews.com)
Dari Sertifikasi hingga Keberlanjutan, Ini Arah Baru Pasar Makanan Halal
Willy Haryono • 4 February 2026 15:24
Jakarta: Permintaan terhadap makanan halal global terus mengalami perubahan seiring munculnya berbagai tren baru yang mendorong pertumbuhan pasar. Salah satu faktor utama adalah meningkatnya kebutuhan akan sertifikasi halal di industri makanan dan minuman, yang berfungsi memberikan jaminan menyeluruh atas kepatuhan suatu produk terhadap standar halal.
Dikutip dari Global News Wire, sertifikasi tersebut dinilai meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan standar produk, sehingga mendorong pembelian berkelanjutan.
Inovasi di sektor makanan dan minuman juga menjadi pendorong penting pertumbuhan pasar makanan halal. Sejumlah merek dan perusahaan kini mengembangkan produk yang mereplikasi daging konvensional melalui alternatif plant-based yang tetap memenuhi standar halal.
Inovasi ini menyasar konsumen vegan maupun mereka yang menjalani pola makan berbasis nabati, sekaligus memperluas basis pasar halal secara global.
Selain itu, proses globalisasi turut mendorong berkembangnya pasar melalui fusi kuliner halal dengan berbagai masakan dunia, yang memperkaya pengalaman bersantap konsumen.
Tren lain yang menguat adalah meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan (sustainability) dalam produksi makanan dan minuman halal, sejalan dengan tumbuhnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan dan praktik produksi yang bertanggung jawab.
Kesadaran global terhadap kesehatan dan kebugaran juga berperan dalam mendorong pertumbuhan pasar makanan halal. Praktik etis yang melekat pada konsep halal dinilai sejalan dengan gaya hidup sehat, sehingga menarik minat konsumen lintas budaya.
Permintaan terhadap produk halal yang lebih sehat, seperti rendah gula dan minim bahan tambahan, terus meningkat dan membentuk basis konsumen yang signifikan.
Menurut Vidyesh Swar, Principal Consultant di Towards FnB, permintaan terhadap produk makanan halal telah melampaui proyeksi awal. Ia menyatakan bahwa peningkatan tersebut didorong oleh fokus global yang semakin kuat pada kesehatan, konsumsi etis, dan inklusivitas budaya, yang pada akhirnya membentuk ulang masa depan industri pangan dunia.
Pembahasan lebih lanjut mengenai ekonomi halal dan penguatan ekosistem syariah akan diulas dalam Metro TV Sharia Economic Forum 2026. Forum ini digelar pada 12 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan disiarkan melalui YouTube Metro TV.
Baca juga: Pasar Makanan Halal Global Diproyeksikan Tembus Rp108 Kuadriliun pada 2034