Pasar Makanan Halal Global Diproyeksikan Tembus Rp108 Kuadriliun pada 2034

Ilustrasi label produk halal. (Metrotvnews.com)

Pasar Makanan Halal Global Diproyeksikan Tembus Rp108 Kuadriliun pada 2034

Willy Haryono • 4 February 2026 11:43

Jakarta: Nilai pasar makanan halal global tercatat mencapai USD2,74 triliun pada 2024 dan diperkirakan meningkat dari USD2,99 triliun pada 2025 menjadi sekitar USD6,49 triliun atau setara Rp108,84 kuadriliun pada 2034.

Mengutip Global News Wire, pasar ini diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 9% sepanjang 2025–2034, berdasarkan studi yang diterbitkan oleh Towards FnB, perusahaan afiliasi dari Precedence Research.

Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh meningkatnya populasi Muslim dunia yang mendorong permintaan makanan halal sesuai keyakinan agama, seiring dengan globalisasi dan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan. Seiring evolusi pasar, perusahaan dan investor dinilai memiliki peluang besar untuk ekspansi dan inovasi.

Gambaran Pasar dan Potensi

Pasar makanan halal mengalami lonjakan besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena pertumbuhan populasi Muslim secara global yang mendorong peningkatan konsumsi makanan dan minuman bersertifikat halal.

Segmen ini mencakup konsumsi pangan yang diproduksi sesuai dengan etika dan ketentuan dalam budaya Islam.

Selain faktor demografis, pasar juga terdorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap standar halal di sejumlah wilayah, serta tren clean eating.

Perkembangan platform online dan e-commerce turut mempercepat pertumbuhan pasar, karena konsumen kini lebih mudah mengakses produk halal melalui kanal digital khusus. Ekspansi sektor ritel juga berkontribusi terhadap penguatan pasar makanan halal secara global.

Sorotan Utama Pasar Makanan Halal

1. Asia Pasifik mendominasi pasar makanan halal pada 2024, didorong oleh tingginya kecenderungan konsumen yang menuntut produk halal untuk menghormati nilai dan sentimen keagamaan.

2. Timur Tengah dan Afrika diperkirakan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat dalam periode proyeksi, seiring meningkatnya populasi Muslim, kesadaran terhadap standar halal, serta konsumen yang semakin berorientasi pada etika.

3. Dari sisi produk, segmen daging, unggas, dan makanan laut mendominasi pasar pada 2024 karena memenuhi kebutuhan pangan utama populasi Muslim. Sementara itu, segmen produk susu diproyeksikan tumbuh signifikan karena meningkatnya permintaan produk susu bersertifikat halal.

4. Berdasarkan saluran distribusi, supermarket dan hypermarket menjadi kanal utama pada 2024. Namun, platform online dan e-commerce diperkirakan mencatat pertumbuhan pesat, didorong oleh kemudahan berbelanja produk halal bersertifikat langsung dari rumah.

Pembahasan lebih lanjut mengenai ekonomi halal dan penguatan ekosistem syariah akan diulas dalam Metro TV Sharia Economic Forum 2026. Forum ini digelar pada 12 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan disiarkan melalui YouTube Metro TV.

Baca juga:  Alasan Ekonomi Halal Kini Naik Kelas dari Sektor Niche ke Arus Utama

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)