Alasan Ekonomi Halal Kini Naik Kelas dari Sektor Niche ke Arus Utama

Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Alasan Ekonomi Halal Kini Naik Kelas dari Sektor Niche ke Arus Utama

Husen Miftahudin • 4 February 2026 07:36

Jakarta: Ekonomi halal yang dulu dianggap sebagai pasar khusus bagi komunitas muslim, kini telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi global yang semakin strategis. Meningkatnya permintaan produk dan layanan berbasis halal membuat sektor ini tak lagi sekadar niche (ceruk pasar), melainkan telah menjelma menjadi kekuatan besar dalam ekosistem ekonomi dunia.
 

Apa itu ekonomi halal dan sektor niche?


Melansir dari Prudential Syariah, ekonomi halal atau yang disebut juga industri halal merupakan kegiatan produksi barang atau jasa yang dijalankan sesuai dengan prinsip syariah sehingga menjamin produk yang dihasilkan bersifat thayib (baik), sehat, aman, dan layak digunakan.

Tak hanya berfokus pada kehalalan dari sisi bahan baku, tetapi industri halal mencakup standar kualitas menyeluruh, mulai dari tahap pengolahan, penyimpanan, pengemasan hingga distribusi produk. Sehingga halal bukan hanya menjadi identitas keagamaan, tetapi juga jaminan mutu dan keamanan bagi para konsumen.

Sedangkan sektor niche atau niche market merupakan strategi industri yang menargetkan pasar dan konsumen secara lebih spesifik. Melansir dari Glints, dalam niche market produk atau layanan tidak ditujukan untuk semua orang, melainkan untuk kelompok tertentu dengan kebutuhan dan karakteristik yang lebih terfokus.
 

Perkembangan ekonomi halal secara global


Merangkum dari buku Ekonomi Halal (Prinsip dan Aplikasi Dalam Produk Halal), dalam dua dekade terakhir ekonomi halal mengalami perkembangan pesat dan menjelma sebagai sektor strategis dalam perekonomian global. Pertumbuhan ini tidak hanya didorong oleh meningkatnya populasi muslim dunia, tetapi juga karena kesadaran konsumen terhadap produk yang etis, bersih, dan berkelanjutan.

Jika sebelumnya ekonomi halal banyak mendominasi sektor makanan saja, namun kini berkembang menyasar sektor fashion, farmasi, kosmetik, hingga pariwisata halal. Hal ini menunjukkan tren peningkatan nilai ekonomi yang signifikan.

Fenomena ini membuktikan ekonomi halal tidak lagi sebatas pasar khusus keagamaan saja, melainkan menjadi bagian dari arus utama ekonomi global yang diminati banyak negara, termasuk negara non-muslim.
 
Baca juga: Kontribusi Sektor Halal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional


(Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: dok UIN Antasari Banjarmasin)
 

Faktor pendorong perkembangan ekonomi halal


Mengutip dari akun Instagram @halal.Indonesia dan website Halal Center UIN Malang, berikut sejumlah alasan yang menyebabkan ekonomi halal berkembang secara pesat:
  1. Kesadaran konsumen Muslim meningkat: Mereka semakin paham pentingnya produk sesuai prinsip syariah sehingga membuat permintaan halal terus tumbuh.
  2. Daya tarik bagi non-Muslim: Produk halal identik higienis, aman, dan berkualitas, hal ini membuat konsumen non-muslim juga tertarik.
  3. Digitalisasi dan media sosial: Platform digital dan media sosial mempercepat proses penyebaran informasi, edukasi, promosi, dan akses pasar baru secara nasional maupun global.
  4. Dukungan regulasi dan pemerintah: Banyak negara yang juga mulai menetapkan sejumlah regulasi halal, seperti sertifikasi, promosi ekspor, dan pembangunan kawasan industri halal yang mendorong pertumbuhan sektor ini.
  5. Permintaan lintas negara dan agama meningkat: Penyebaran yang semakin cepat menyebabkan pasar halal semakin luas dan beragam.
  6. Keterlibatan berbagai sektor industri: Banyak sektor seperti F&B, kosmetik, farmasi, fashion, hingga pariwisata yang ikut terdorong menyesuaikan produk dan layanan.
  7. Menjadi strategi ekonomi nasional: Banyak negara yang menjadikan ekonomi halal sebagai pendorong pertumbuhan dan daya saing global.

Ekonomi halal kini bukan sekadar label agama, tetapi telah menjadi ekosistem ekonomi global yang terus berkembang dan menarik perhatian dari berbagai negara. Tren ini menunjukkan halal telah bertransformasi dari pasar niche menjadi arus utama ekonomi dunia, dengan peluang pertumbuhan yang terus meningkat di masa depan.
 
Pembahasan lebih lanjut mengenai ekonomi halal dan penguatan ekosistem syariah akan diulas dalam Metro TV Sharia Economic Forum 2026. Forum ini digelar pada 12 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan disiarkan melalui YouTube Metro TV. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)