BMKG Catat 11.630 Gempa Susulan Guncang NTT

Pusat gempa-gempa susulan di NTT. (BMKG)

BMKG Catat 11.630 Gempa Susulan Guncang NTT

Lukman Diah Sari • 3 September 2026 08:40

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa jumlah gempa susulan yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu telah mencapai lebih dari 11 ribu kali. Rentetan guncangan tersebut diprakirakan akan meluruh hingga empat pekan usai gempa utama.

"Pembaruan data gempa bumi susulan hingga tanggal 3 September 2026 pukul 05.00 WIB, total mencapai 11.630 kali," tulis BMKG melalui akun resminya, Kamis, 3 September 2026.

BMKG menyebutkan, kekuatan gempa susulan terbesar yang tercatat mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil berada di angka magnitudo 0,6. Sementara itu, gempa dengan kekuatan magnitudo di atas 5,0 telah terjadi sebanyak 36 kali.

"Dari total tersebut, sebanyak 168 kali gempa susulan dirasakan oleh masyarakat," sebut BMKG.

Kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/8). Dokumentasi BNPB

Teranyar, berdasarkan informasi di laman resmi BMKG, wilayah NTT kembali diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 3,1 pada Kamis, 3 September 2026, pukul 07.57 WIB. BMKG mencatat pusat gempa tersebut berada di kedalaman dangkal 10 kilometer, dengan titik koordinat 8,4 Lintang Selatan (LS) dan 121,33 Bujur Timur (BT).

(Lukman Diah Sari)